Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel

Kapolri Keluarkan Maklumat Guna Tekan Penyebaran Corona

- Apahabar.com Sabtu, 21 Maret 2020 - 22:32 WIB

Kapolri Keluarkan Maklumat Guna Tekan Penyebaran Corona

Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis mengimbau masyarakat agar bekerja di rumah untuk sementara waktu demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Foto-Antara/HO-Humas Polri

apahabar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19.

Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020 dikeluarkan menyusul makin cepatnya penyebaran penularan Covid-19 di Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa maklumat itu bertujuan agar penyebaran virus tidak makin meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Maklumat ini juga bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona,” kata Argo melalui siaran pers, Sabtu (21/03).

Dalam maklumatnya, Idham meminta seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Seperti dalam bentuk seminar, lokakarya, konser musik, festival, bazar, pasar malam, pameran, unjuk rasa, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, pawai, karnaval, hingga resepsi keluarga, serta kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa,” kata Argo.

Apabila ada keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang agar dilaksanakan dengan menjaga jarak sesuai dengan prosedur pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu, Kapolri dalam maklumatnya juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Namun, diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan mengikuti informasi serta imbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

“Masyarakat juga diminta agar tidak melakukan pembelian bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan,” kata Argo.

Argo menambahkan bahwa Kapolri juga meminta masyarakat agar tidak ikut menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya karena hal itu dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya, dapat menghubungi kepolisian setempat,” kata Argo.

Dalam maklumat juga disebutkan bahwa anggota Polri menemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat Kapolri maka dilakukan tindakan penegakan hukum yang telah diatur sesuai dengan perundang-undangan.

Pasien yang tertular Covid-19 terus mengalami kenaikan di Indonesia setelah pengumuman dua WNI yang terinfeksi virus ini di awal Maret 2020.

Jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia mencapai 450 orang per 21 Maret 2020. Dari jumlah tersebut, 38 orang meninggal dunia dan 20 orang dinyatakan sembuh.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gempa Ternate Tak Berpotensi Tsunami, Intip Pusatnya
apahabar.com

Nasional

Simak! Ini Rangkaian Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Besok
apahabar.com

Nasional

3 Ibu-ibu Kampanye Hitam Jokowi Diamankan
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie Pergi, Wali Kota Banjarmasin Ikut Berduka
apahabar.com

Nasional

Sandiaga Tiba di Kalsel: Hadiri Haul Seperti Ada Panggilan Jiwa
apahabar.com

Nasional

Keributan Mumtaz Rais Vs Wakil Ketua KPK di Pesawat, Begini Kronologinya
apahabar.com

Nasional

Video Detik-detik Pos Polisi Lalu Lintas Dibakar Saat Unjuk Rasa UU Omnibus Law, Ini Wajah Pelakunya?
apahabar.com

Nasional

Intip Keseruan Peringatan HUT RI ke-74 di Bulgaria
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com