Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Kasus DBD di Tanbu Mulai Turun

and - Apahabar.com Kamis, 12 Maret 2020 - 10:26 WIB
and - Apahabar.com Kamis, 12 Maret 2020 - 10:26 WIB

Kasus DBD di Tanbu Mulai Turun

Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Setia Budi. Foto-apahabar.com/Syahriadi

apahabar.com, BATULICIN – Memasuki bulan Maret 2020, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanah Bumbu sudah mulai turun.

“Maret kasus DBD mulai turun, sebelumnya di Februari cukup tinggi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Setia Budi, Kamis (11/03).

Setia Budi mengatakan menurut data yang tercatat, kasus DBD di Tanah Bumbu pada bulan Januari mencapai 166 kasus, kemudian di Februari naik drastis hingga mencapai 240 kasus.

“Januari dan Februari lumayan tinggi, namun Maret ini hingga tanggal 9 hanya mencapai 33 kasus, dan ini sangat turun dari frekuensi bulan sebelumnya,” terangnya.

Ia menyebut daerah yang masih sangat rentan dan paling banyak terkena DBD adalah Kecamatan Satui, Simpang Empat, Karang Bintang dan Kusan Hilir.

Mengatasi hal tersebut, kata Setia Budi, pihaknya sudah melaksanakan langkah-langkah yang mampu menekan perkembangan wabah DBD.

“Kita ajak berbagai instansi bersama-sama masyarakat melakukan bersih-bersih lingkungan, melakukan pemberantasan sarang nyamuk serta memberlakukan hidup sehat,” ujarnya.

Menurutnya, cara itu sangat efektif agar pencegahan penyakit akibat nyamuk terutama DBD di Kabupaten Tanah Bumbu bisa ditekan.

“Pencegahan dan pengendalian DBD harus dilakukan, bahkan sebelum terjadi kasus atau meluasnya kasus, dengan pembersihan jentik dan sarang nyamuk serta melakukan 4M plus,” tuturnya.

4M plus adalah Menguras tempat penampungan air dengan rutin, Menutup tempat penampungan air, Mendaur ulang penampungan air yang tak terpakai dan Memantau wadah air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Setia Budi juga mengingatkan kepada masyarakat beberapa hal lain yang perlu diperhatikan, yakni jangan menggantung pakaian, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menanam tumbuhan pengusir nyamuk, tidur menggunakan kelambu, melakukan larvasidasi dan membuat ovitrap.

Baca Juga: Jangan Lengah, DBD Sama Berbahayanya dengan Corona

Baca Juga: Duh, Belasan Warga di Banjarbaru Terserang DBD

Baca Juga: Korban DBD di Banjarmasin Sudah Delapan Orang

Reporter: Syahriadi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Imbau Masyarakat Makmurkan Masjid dan Musala
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pengaspalan Jalan ke Goa Liang Bangkai Masuk Perencanaan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

HUT Bhayangkara ke-73, Sudian Noor Apresiasi Kinerja Polri
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Sudian Noor Resmikan Gedung Pusdalops-PB di Gunung Tinggi
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Masjid Agung Nurussalam Salurkan Bantuan, Rooswandi: Galakkan Gerakan Masjid dan Musala Cegah Corona
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Perpustakaan Daerah Dibuka, Masyarakat Tanbu Bisa Pinjam Buku Gratis
apahaba.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Peringati Hari Lahir Pancasila
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Jalan Kuranji Rusak Parah, Andi Asdar: Statusnya Masih Kami Urus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com