UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Kasus Kecelakaan Maut Speedboat di Sungai Sebangau Dilimpahkan ke Denpom

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 22:44 WIB

Kasus Kecelakaan Maut Speedboat di Sungai Sebangau Dilimpahkan ke Denpom

okasi kecelakaan speedboat yang membawa Paspampres di Palangka Raya, Kalteng. Foto-Polda Kalteng via Detik.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kasus kecelakaan maut speedboat di Sungai Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) kini ditangani Detasemen Polisi Militer (Denpom) XII/2 setempat.

“Untuk penyidikan mengenai perkara tersebut kami serahkan ke Denpom XII/2 Palangka Raya karena motoris speedboat anggota TNI AD dari Den Bekang, makanya diserahkan ke mereka,” kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan di Palangka Raya, Selasa (10/3).

Sementara terkait masalah pencocokan dan penelitian data jumlah penumpang kedua speedboat yang mengalami kecelakaan tersebut sudah disampaikan kepada TNI AD sebagai bahan data penyidikan.

Sementara empat penumpang speedboat dari Taman Nasional Sebangau yang ditemukan selamat, juga dimintai keterangan.

Selanjutnya, keterangan tersebut juga diserahkan kepada pihak Denpom sebagai bahan penyidikan.

“Karena motoris dari warga sipil bernama Mansyah meninggal dan motoris dari anggota TNI masih hidup makanya penyidikannya kami serahkan ke pihak Denpom,” katanya.

Meski begitu, Polda Kalteng terus membantu pihak Denpom dengan memberikan data-data terkait peristiwa yang menimpa anggota TNI AD dan pegawai TNI Sebangau.

“Apa yang kami lakukan sejak awal tidak lain dengan tujuan agar mempermudah penyidikan oleh pihak Denpom dalam menangani peristiwa tersebut,” katanya.

Perwira Polri itu menjelaskan, sebelum terjadinya kecelakaan air yang menewaskan tujuh orang tersebut, pada Senin (9/3) sekitar 10.00 WIB, tim survei rute kunjungan pengamanan VVIP Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima yang dipimpin Dandim 1011/Kapuas melakukan persiapan pengecekan spot-spot yang akan dikunjungi.

Setelah melakukan persiapan, rombongan yang berjumlah 19 orang termasuk Dandim Kuala Kapuas, melakukan pengecekan spot yang akan dikunjungi raja dan ratu Belanda tersebut.

Selesai memeriksa tempat tersebut, rombongan menuju pulang. Namun sesampainya di tikungan murung dari arah yang berlawanan muncul speedboat dari petugas TN Sebangau.

Entah bagaimana tiba-tiba kecelakaan terjadi sehingga kedua alat transportasi rusak dan penumpangnya terlempar.
Speedboat yang ditumpangi anggota TNI AD itu terbalik dan speedboat milik TN Sebangau terbelah.

“Ada dua versi, ada yang mengatakan bertabrakan seperti ‘adu domba’ dan ada pula yang menyebutkan menabrak samping speedboat salah satu di antara mereka. Maka dari itu hal tersebut masih dilakukan penyelidikan,” kata dia.

Ditambahkan mantan Kapolres Kota Palangka Raya tersebut, mengenai apakah para korban kecelakaan air yang hidup maupun meninggal dunia menggunakan pelampung apa tidak, hal itu masih diselidiki.

“Menggunakan pelampung saat berada di atas speedboat atau tidak, itu juga masih diselidiki,” demikian mantan Kepala Sekolah Polisi Negara Tjilik Riwut tersebut.(ant)

Baca Juga: KPK Telisik Penemuan Ponsel di Sel Tahanan Eks Menpora

Baca Juga: Raja dan Ratu Belanda Akhirnya Batal ke Palangka Raya

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ani Yudhoyono Dirawat di Singapura
apahabar.com

Nasional

NASA Rekayasa Astronaut Bisa Hidup di Mars  
apahabar.com

Nasional

Kerusuhan Pecah di Manokwari, Gedung DPRD Terbakar
apahabar.com

Nasional

13 Pendemo Anti-Omnibus Law di Bandung Reaktif, Waspada Klaster Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ada 70 Hoax Beredar Selama Januari 2019
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Siapkan Rp5,71 T untuk BLT Guru Honorer
apahabar.com

Nasional

MA Hukum Lion Air Rp 6,4 Miliar
apahabar.com

Nasional

Indonesia Resmi Masuk Jurang Resesi Ekonomi Mulai Hari Ini, BPS Sebut Faktor Penyebabnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com