Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Ketika Prajurit Raider Bantu Korban Banjir di Mura

- Apahabar.com Sabtu, 7 Maret 2020 - 21:04 WIB

Ketika Prajurit Raider Bantu Korban Banjir di Mura

Anggota Komandan Senapan (Kipan) C Yonif Raider 631/Antang saat membantu akses jalan masyarakat di daerah Lunting Raya, Desa Juking Pajang Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Anggota Komandan Senapan (Kipan) C Yonif Raider 631/Antang turun tangan membantu akses jalan masyarakat di daerah Lunting Raya, Desa Juking Pajang, Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah, Sabtu (7/3).

Sebanyak 15 anggotanya melaksanakan penanggulangan bencana banjir di lokasi tersebut dipimpin Serda Wendy.

“Kedalaman air di lokasi titik terdalam, yaitu di Das Barito berada di level 6,20 sentimeter dan untuk sementara debit air jalan ketinggian 60 centimeter,” ujar Komandan Batalyon (Danyon) Raider 631 Antang Letnan Kolonel Inf Bayu Yuda Pratama kepada apahabar.com.

Sampai saat ini debit air jalan poros penghubung di desa tersebut, belum mengalami penurunan. Apabila hujan terjadi secara terus menerus, dipastikan debit air akan terus meningkat.

Namun, perkembangan situasi terkait banjir akan tetap dan terus dilakukan pengecekan dan dimonitor setiap hari oleh Kipan C Yonif R 631/Atg dengan melibatkan seluruh anggota Kipan C.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, hendaknya masyarakat di desa itu diimbau apabila debit airnya mulai meningkat agar menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain di sekitar banjir.

Jika debit air terus meningkat, agar dapat mengungsi ke tempat yang lebih aman atau lebih tinggi.

Warga juga diimbau agar berhati-hati karena kondisi air yang menggenangi rumah bisa menjadi salah satu faktor munculnya hewan-hewan liar. Seperti ular dan hewan lainnya yang masuk ke dalam rumah.

Akibat banjir sendiri, masyarakat desa yang mau berpergian menggunakan sepeda motor harus menggunakan kelotok penyeberangan.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Beberapa Desa di Barut Mulai Terendam Banjir

Baca Juga: Sungai Barito Meluap, Muara Teweh Dilanda Banjir

Baca Juga: Duh, Oknum Mahasiswa Curi Motor CBR-150 di Barut

Baca Juga: Deteksi Dini Corona, RS Siloam Periksa Suhu Tubuh

Reporter: Ahc23
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Rapid

Kalteng

Pemeriksaan Rapid Test di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Meningkat
Petir

Kalteng

Siang Bolong Geger Petir Hantam Pohon Kelapa di Palangka Raya, Komentar Nitizen Kocak
apahabar.com

Kalteng

Konyol, Janda Bahenol di Kalteng Simpan Hasil Curian di CD
pemprov kalteng

Kalteng

Pemprov Kalteng Kirim Tim Kesehatan ke Martapura
ASN

Kalteng

Duh, Oknum ASN Dinkes di Sampit Keciduk Bawa Sabu
Kapolsek

Kalteng

Kapolsek Selat Kapuas Bagikan Bantuan Beras ke Tukang Becak
apahabar.com

Kalteng

Partisipasi Jaga Fasilitas Umum di Barito Utara Masih Rendah
apahabar.com

Kalteng

Anak-anak Pesisir di Kapuas Perdalam Ilmu Tangkap Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com