Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel

Ketua IJTI Kalsel Ingatkan Rekan Jurnalis Lebih Waspada Saat Liputan Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 26 Maret 2020 - 20:22 WIB

Ketua IJTI Kalsel Ingatkan Rekan Jurnalis Lebih Waspada Saat Liputan Covid-19

Ketua IJTI Kalsel, Budi Ismanto. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Selatan, Budi Ismanto, mengingatkan kepada rekan sesama jurnalis baik tergabung di PWI, IJTI maupun AJI, agar lebih waspada saat liputan menghimpun informasi terkait wabah virus corona.

Karena Budi menilai, jurnalis adalah garda terdepan membantu pemerintah menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait dengan virus yang sudah ditetapkan World Health Organization (WHO) menjadi pandemi global ini.

“Tidak ada satu pun profesi di dunia ini yang kebal dengan virus corona. Profesi apa saja. Jadi jangan sementang wartawan lantas seenaknya lalu kurang memperhatikan diri, keselamatan dan kesehatan,” kata Budi, Kamis (26/03).

Diterangkan Budi, karena rekan jurnalis tetap terus bekerja sebagai jurnalis, maka dalam memberitakan virus corona mesti mengikuti koridor kaidah jurnalistik yang baik sesuai kode etik dan peraturan UU berlaku.

“Karena di dalam meliput corona ini ada hal-hal yang tidak diperbolehkan seperti mengungkap detil data pasien,” ujarnya.

Memberitakan dalam kaidah jurnalistik, jelas Budi, menjadi penting karena sekarang setiap hari di media sosial sangat banyak berseliweran informasi tentang informasi covid-19 menyesatkan serta hoaks dan itu meresahkan masyarakat.

“Oleh sebab itu keberadaan kawan-kawan jurnalis yang benar-benar bekerja secara profesional ini sangat dibutuhkan masyarakat, bangsa dan negara kita,” sebutnya.

Baginya rekan jurnalis bisa membantu masyarakat menyudahi kepanikan, karena mereka mendapatkan informasi yang benar, membantu pemerintah menyebar luaskan informasi bagaimana mencegah penyebaran virus ini.

“Rekan-rekan jurnalis juga mesti memperhatikan anjuran-anjuran untuk menjaga jarak, mencuci tangan. Kemudian di lapangan kawan jurnalis bisa membekali diri dengan alat yang bisa mencegah terpapar virus corona, memakai masker, memakai sarung tangan kalau perlu,” tuturnya.

“Kalau memasuki wilayah zona merah terpapar virus harus mengikuti SOP petugas yang resmi, jangan mentang-mentang wartawan terobos sana terobos sini. Mengambil resiko konyol hanya untuk sebuah informasi,” imbuhnya.

Menurut Budi, hal itu membahayakan bukan hanya untuk diri si wartawan saja, tapi bisa saja ke keluarga, teman-teman, bahkan sampai orang di kantor, orang sekitar bisa terpapar karena si wartawan tidak hati-hati.

“Perusahan media juga harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan karyawannya. Kalau bisa mereka dilengkapi dengan alat keselamatan agar mencegah wartawannya terpapar virus. Bagi wartawan terus jaga kesehatan diri dengan pola hidup sehat. Dengan tubuh yang fit dan sehat, imun tubuh jadi kuat, saya rasa virus juga akan sulit masuk ke dalam tubuh kita,” pungkasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Positif Bertambah, Covid-19 di Tanbu Tembus 307 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Selama Ramadan, 29 Pasar di Banjarmasin Dituntut Perhatikan Kenyamanan Pembeli
apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Sebar Petugas pada 580 TPS
Mudik dari Pesantren di Banjarbaru, Santri Asal Kotabaru Dicek Kesehatannya

Kalsel

Mudik dari Pesantren di Banjarbaru, Santri Asal Kotabaru Dicek Kesehatannya
apahabar.com

Kalsel

Harga Anjlok Imbas Corona, Peternak Ayam Broiler di Kalsel Menjerit
apahabar.com

Kalsel

Inilah Sejati, Speedboat Ambulans Polres Barito Kuala
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Banjarmasin: ODP Bertambah, Termasuk Peserta Ijtima Ulama Gowa
apahabar.com

Kalsel

Program Normalisasi Sungai Terhambat Daerah Pemukiman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com