Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

KPK Panggil Bos PT Lumbung Energi sebagai Tersangka

- Apahabar.com Senin, 2 Maret 2020 - 13:14 WIB

KPK Panggil Bos PT Lumbung Energi sebagai Tersangka

Pemilik perusahaan pertambangan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM) Samin Tan (SMT), tersangka kasus korupsi pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambagan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (2/3) memanggil pemilik perusahaan pertambangan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM) Samin Tan (SMT).

Samin bakal diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambagan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM.

“SMT dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin siang dilansir dari Antara.

Tersangka Samin Tan disebut memberi suap kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih sebesar Rp5 miliar terkait pengurusan terminasi kontrak tersebut.

KPK pada 15 Februari 2019 telah menetapkan Samin Tan sebagai tersangka. Namun sampai saat ini, KPK belum menahan yang bersangkutan.

Konstruksi perkara diawali pada Oktober 2017 Kementerian ESDM melakukan terminasi atas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Sebelumnya diduga PT BLEM milik Samin Tan telah mengakusisi PT AKT.

Untuk menyelesaikan persoalan terminasi perjanjian karya tersebut, Samin Tan diduga meminta bantuan sejumlah pihak, termasuk anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih terkait permasalahan pemutusan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) Generasi 3 di Kalimantan Tengah antara PT AKT dengan Kementerian ESDM.

Eni Maulani Saragih sebagai anggota DPR di Komisi Energi menyanggupi permintaan bantuan Samin Tan dan berupaya memengaruhi pihak Kementerian ESDM termasuk menggunakan forum Rapat Dengar Pendapat dengan Kementerian ESDM dimana posisi Eni adalah anggota panitia kerja (panja) Minerba Komisi VII DPR RI.

Dalam proses penyelesaian tersebut, Eni diduga meminta sejumlah uang kepada Samin Tan untuk keperluan pilkada suami di Kabupaten Temanggung.

Pada Juni 2018 diduga telah terjadi pemberian uang dari tersangka Samin Tan melalui staf dan tenaga ahli Eni di DPR sebanyak dua kali yaitu pada 1 Juni 2018 sebanyak Rp4 miliar dan pada 22 Juni 2018 sebanyak Rp1 miliar.

Baca Juga: KPK Tahan Bupati Bengkalis Terkait Suap Proyek Jalan

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Tilap Duit Miliaran, Kades Lok Buntar Desa Sungai Tabuk Segera Diadili
apahabar.com

Hukum

Kawanan Jambret dan Penadah di Banjarmasin Digulung Polisi, Ini Jejak Rekam Kriminalnya
apahabar.com

Hukum

Kasus Dana Hibah, Jika Perlu KPK Panggil Menpora
apahabar.com

Hukum

Ungkap Pembunuhan Editor Metro TV, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak
apahabar.com

Hukum

Terkait Laporan Angel Lelga, Vicky Prasetyo Ditahan
apahabar.com

Hukum

Satnarkoba Polres Tabalong Sita 160 Butir Zenith Milik Perempuan di Murung Pudak
apahabar.com

Hukum

Longsor Cempaka, Terduga Penambang Ilegal Tewas Tertimbun Tanah
apahabar.com

Hukum

KPK Laksanakan Perintah MA Bebaskan Romahurmuziy Malam Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com