Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Kronologi Tamu Jakarta Meninggal Saat Berkunjung ke Polres Kapuas

- Apahabar.com Selasa, 24 Maret 2020 - 08:25 WIB

Kronologi Tamu Jakarta Meninggal Saat Berkunjung ke Polres Kapuas

Petugas Tim Satgas Covixd-19 Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengenakan pakaian astronot melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Polres Kapuas, Senin (23/3). Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang tamu asal Jakarta yang tengah berkunjung ke Mapolres Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaporkan tiba-tiba jatuh pingsan.

Nyawanya tak tertolong di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas, Senin (24/3) siang.

“Pasien datang dalam penurunan kesadaran, dengan tensi yang sangat tinggi sekali, suhu juga tinggi demam. Karena pasien dalam keadaan tidak sadar, sehingga tidak bisa diketahui riwayat apakah ada gejala batuk plek sebelumnya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr Tri Setyautami, saat menyampaikan laporannya kepada Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, dalam rapat dadakan terkait hal tersebut, di Aula Kantor Bappeda Kapuas, dilansir Antara.

Setelah itu, kata dia, tim rumah sakit yang mengetahui riwayat pasien tersebut berasal dari Jakarta, lalu mengambil langkah untuk melakukan rontgen dada terhadap pasien yang berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Ternyata gambarannya adalah radang paruh atau prokopneumonia. Karena itulah pasien ini riwayat dari Jakarta dan gambaran rontgen paruh prokopneumonia, maka pasien ini dikatagorikan sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

“Meskipun demikian, tadi saya sudah konfirmasi dengan dokter penyakit dalam bahwa untuk penurunan kesadaran yang tiba-tiba ini bukan kaitannya dengan COVID-19, terlepas dari pasien ini COVID atau bukan. Penurunan kesadaran dengan tiba-tiba itu lebih disebabkan karena kemungkinan besar pasien ini juga mengalami pecah pembuluh darah di otak akibat stroke karena tensi yang demikian tinggi,” jelas dia.

Direktur RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas dr Agus Waluyo menambahkan bahwa hasil diagnosa dari pasien ini ada dua yakni stroke hemoregik dan PDP karena pasien berasal dari daerah Jakarta Selatan.

“Tadi kita sudah konfirmasi dengan pihak keluarga, bahwa pihak keluarga memang menyerahkan kalau memang harus dimakamkan di sini (Kapuas), itupun dengan ketentuan-ketentuan. Nanti yang mengangkat jenazahnya itu, sudah harus memakai baju astronot itu,” kata Agus Waluyo.

Sementara itu, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengatakan bahwa dirinya tak mengetahui jelas kedatangan tamu pihak Polres Kapuas ini datang ke Kabupaten Kapuas. Karena dirinya hingga saat ini belum bertemu secara langsung dengan Kapolres Kapuas.

“Karena ini sudah meninggal di rumah sakit, supaya ini cepat-cepat diambil langkah. Kalau ini memang ada tanda-tanda mengarah ke virus corona, agar cepat-cepat dimakamkan. Dan keputusan kita, kalau perlu malam ini juga dimakamkan yang jauh dari kota yang masih belum dipakai,” kata Bupati Ben Brahim S Bahat.

Sementara dari informasi yang dihimpun, tamu yang berkunjung ke Polres Kapuas yang berjumlah tiga orang tersebut belum diketahui kedatangan mereka dalam rangka apa. Sebab, terkait hal tersebut pihak Polres Kapuas belum dapat memberikan keterangan kepada wartawan.

Pantauan di lapangan, setelah kejadian tersebut Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Kapuas, langsung bergerak cepat melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Polres Kapuas. Dan kemudian, menggelar rapat dadakan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat di dampingi Wakil Bupati Kapuas Muhammad Nafiah Ibnor dan dihadiri Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah setempat.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Ngaji dengan Habib Taufiq Assegaf, Bahaya Mengentengkan Maksiat
apahabar.com

Tak Berkategori

Akhirnya, Puan Maharani Akui Matikan Mic Irwan Fecho di Paripurna Pengesahan RUU Cipta Kerja, Ini Alasannya!
apahabar.com

Tak Berkategori

Susur Sungai Masih Bisa Meski Siring Piere Tendean Ditutup
apahabar.com

Tak Berkategori

Sejarah Islam di Eropa Jadi Daya Tarik Wisatawan Muslim Indonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

HPSN 2020 di Tanbu, Ratusan Pohon Ditanam di Pesisir Pantai
apahabar.com

Tak Berkategori

UEFA Nations League: Mimpi Besar Inggris Pupus di Kandang Sendiri
Syafruddin H Maming

Tak Berkategori

Paslon Lain Doyan Klaim, Relawan SHM-MAR Desa Baroqah Optimistis Paslon 01 Menang Telak
apahabar.com

Tak Berkategori

Indonesia Setop Penerbangan ke China Mulai 5 Februari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com