Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Kunker Batal, Rp 7 M Tanggulangi Corona di Kalsel

- Apahabar.com Senin, 30 Maret 2020 - 22:50 WIB

Kunker Batal, Rp 7 M Tanggulangi Corona di Kalsel

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Rencana wakil rakyat Kalsel berkunjung ke luar negeri tahun ini buyar. Itu imbas daripada penyebaran Covid-19.

Uang daerah yang sudah disusun untuk keperluan dari APBD murni 2020 itu bakal dialokasikan guna menanggulangi wabah Covid-19 yang makin meluas di Bumi Lambung Mangkurat.

“Dana perjalanan dinas luar negeri dipindahkan untuk penanganan corona,” ujar Ketua DPRD Kalsel Supian HK ditemui apahabar.com Senin (30/3).

Supian berujar ada sekitar Rp7 miliar uang dinas luar negeri. Rinciannya Rp117 juta per orang. Itu untuk seluruh anggota DPRD Kalsel yang berjumlah 55 orang.

Namun sesuai dengan arahan kementerian untuk tidak melakukan kunjungan kerja, maka uang tersebut boleh dipergunakan untuk penanganan Covid-19 di Kalsel.

“Kita menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri dan menerima Surat Menteri Keuangan, tidak diadakan kunjugan luar negeri,” sambungnya.

Dari Rp7 miliar tadi kata Supian belum ditambah dengan dana dari SKPD dan pendampingan yang ikut dalam perjalanan dinas.

Politikus Partai Golkar itu juga mengharapkan dana tersebut dapat digunakan untuk keperluan penanganan dan penanggulangan Corona sebaik-baiknya.

Pengalihan dana perjalanan dinas itu lanjut dia sifatnya hanya sementara. Sebab jika kondisi sudah kembali normal tak menutup kemungkinan akan dianggarkan kembali tahun anggaran berikutnya.

“Tapi nanti kalau Corona sudah reda, bisa dianggarkan kembali,” sambungnya.

Supian ikut prihatin dengan wabah Covid-19 yang mulai meluas di Kalsel. Masyarakat resah, terlebih mereka yang kurang mampu. Ia menilai kebutuhan hidup harus tetap berjalan.

Salah satu harapanya adalah PDAM dan PLN bisa memberikan keringanan bagi masyarakat dengan menggratiskan pembayaran sementara Corona.

Sekedar informasi anggota dewan sebelumya sudah berencana kunker ke luar negeri di 2019. Mereka diberi anggaran dengan besaran Rp65 juta per orang. Namun rencana itu juga akhirnya buyar.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gembong Sabu 35 Kg Dibekuk di Banjarmasin, Polisi Sita Rp 944 Juta!
apahabar.com

Kalsel

Jadi Tuan Rumah Porprov, 2 Stadion di HSS Dibenahi
apahabar.com

Kalsel

Sejuta Bakul Purun, Hari Ini Ribuan Disebar di 5 Pasar Tradisional
apahabar.com

Kalsel

Hantu Api dan Mitos dalam Kebudayaan Banjar
apahabar.com

Kalsel

H2 Tes CPNS di Kalsel, BKD: Kalau Hamil Bilang
apahabar.com

Kalsel

Babinsa Kodim Banjarmasin Tinjau Pasar, Bangga Lihat Kesadaran Warga
apahabar.com

Kalsel

Serba-Serbi Gemerlap Festival Durian di Kiram: Mulai Luka-Luka Hingga Anak Hilang
apahabar.com

Kalsel

Tambah 66 Positif, Hampir 2 Ribu Warga Kalsel Terjangkit Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com