Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu… Saat Banjarmasin Berlakukan Jam Malam: Lampu-Lampu Dimatikan, ‘Jalur Tikus’ Dijaga Ketat 3 Pelajar Banjarmasin Raih Juara Lomba Baca Berita, Salah Satunya dari SMP Almazaya Maksimalkan Penyekatan, Kalsel Tutup Semua Jalur Mudik Provinsi-Kabupaten

Lika-liku Evakuasi Korban Pembunuhan Mertua di Tamban, Takbir Berkumandang

- Apahabar.com Kamis, 5 Maret 2020 - 23:20 WIB

Lika-liku Evakuasi Korban Pembunuhan Mertua di Tamban, Takbir Berkumandang

Polisi dibantu warga sekitar membongkar sebidang tanah di areal persawahan tempat jasad seorang menantu yang diduga dihabisi oleh mertuanya sendiri, Kamis sore. apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, MARABAHAN – Evakuasi korban pembunuhan sadis di Handil Derawa, Desa Jelapat Baru, Kecamatan Tamban, berjalan dramatis. Juga, penuh lika-liku.

Reporter apahabar.com di lapangan mencoba merangkum perjuangan tim gabungan dalam proses evakuasi korban pembunuhan seorang mertua tersebut.

1. Akses menuju TKP sangat becek

Akses jalan menuju tempat kejadian perkara (TKP) sangat becek dan berlumpur. Wajar, jalan masih dalam proses pengerasan.

Sehingga hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Jaraknya pun kurang lebih 1,5 kilometer dari jalan raya.

2. Evakuasi memakan waktu berjam-jam

Proses evakuasi memakan waktu kurang lebih dua jam. Para relawan pun mesti berjibaku mencari korban yang dikubur oleh pelaku.

Korban disebut diikat menggunakan tali, sehingga tampak kesulitan untuk mengangkat ke permukaan.

Di saat air kubur setinggi pinggang orang dewasa, korban berhasil ditemukan dengan badan membengkak.

3. Takbir berkumandang

Saat korban ditemukan dalam kondisi meninggal, isak tangis keluarga pun pecah. Mereka tak percaya korban S (30) tewas dalam kondisi mengenaskan.

“Tidak, tidak, dia masih hidup. Tak mati,” teriak histeris salah seorang keluarga korban.

Secara bersamaan, takbir pun berkumandang mengiringi proses pengangkatan jasad.

“Allahuakbar, Allahuakbar,” serunya.

4. Jasad Diangkat Hanya dengan Jalan Kaki

Pasca-ditemukan dalam kondisi meninggal, belasan relawan mengangkat jasad hanya dengan jalan kaki sejauh 1,5 kilometer menggunakan kantong mayat.

Bukan tanpa alasan, lantaran warga setempat enggan meminjamkan kelotok untuk proses evakuasi.

5. Desa tanpa aliran listrik

Mungkin tak banyak orang yang mengetahui bagaimana kondisi TKP di Handil Derawa, Desa Jelapat Baru, Kecamatan Tamban, Batola ini.

Di sana infrastruktur bisa dibilang masih tertinggal. Bahkan, aliran listrik masih belum ada di daerah tersebut.

Penduduk setempat pun hanya menggunakan lampu teplok sebagai alat penerangan. Sejauh mata memandang, hanya hamparan hijau padi di pinggir jalan.

VIDEO: Nyawa Menantu Melayang di Tangan Mertua

Sebelumnya, terungkap sejumlah fakta mencengangkan dari kasus pembunuhan sadis di Handil Derawa, Desa Jelapat Baru, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala.

Sebelumnya, kasus pembunuhan ini menggemparkan warga Tamban karena baru saja terbongkar sore tadi, Kamis (5/3).

Sekitar pukul 16.00, warga digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang terkubur di area persawahan.

Belakangan korban berinisial S. Pria 30 tahun ini diduga
tewas di tangan mertuanya sendiri.

Ironisnya, sang istri rupanya ikut terlibat dalam membantu proses penguburan jasad korban.

“Motif pembunuhan masih kami selidiki,” ujar Kapolsek Tamban, AKP Aunur Rozaq kepada apahabar.com.

Pembunuhan Sadis Menantu di Tamban, Istri Ikut Kuburkan Jasad!

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilu, Berniat Bela Anak, Nyawa Sang Ayah Melayang!
apahabar.com

Kalsel

Tinjau Posko PSBB, Kapolda Kalsel Semangati Personel Jaga
apahabar.com

Kalsel

KPH Tabalong Selamatkan Anggrek Meratus
apahabar.com

Kalsel

Kejar Penculik Siswi SMP Banjarbaru, Polisi Kepung Hutan Sungai Sumba
apahabar.com

Kalsel

Baru Tala dan Kotabaru Laporkan Logistik Rusak
Dinkes

Kalsel

Dinkes Tabalong Segera Rampungkan Pembebasan Lahan RS di Kelua
apahabar.com

Kalsel

Seminar Pendidikan Inklusi, Kampus UIN Antasari ‘Belum’ Ramah Disabilitas?
apahabar.com

Kalsel

Akses Jalan Warga Terhalang Pohon Tumbang, Anggota Polsek Bintang Ara Turun: Beres!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com