ASN Banjarmasin Masih Pakai Elpiji 3 Kg, “Jangan Dikambinghitamkan” Jatah Lebih tapi Gas Langka di Banjarmasin, Kartu Kendali Dijual Rp300 Ribu! Duh, Jatah Ratusan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Raib di Agen Muara Asam Asam Tala Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa? Kabupaten Banjar Lanjutkan PPKM Mikro ke Tahap Dua

Luapan Air Sungai Barito Jadi Kolam Renang Dadakan di Muara Teweh  

- Apahabar.com Minggu, 8 Maret 2020 - 17:37 WIB

Luapan Air Sungai Barito Jadi Kolam Renang Dadakan di Muara Teweh   

Luapan air Sungai Barito di Jalan Panglima Batur, Muara Teweh jadi objek wisata dadakan. Foto-apahabar.com/Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Air yang menggenang di Jalan Panglima Batur, Muara Teweh, Kalimantan Tengah tak menyurutkan niat anak-anak untuk bermain air. Mereka justru memanfaatkan luapan air Sungai Barito sebagai kolam renang gratis.

Sungai yang meluap akibat guyuran hujan tak selamanya membuat duka. Terutama anak-anak, mereka pun berenang sambil bermain di titik luapan air.

Baca Juga: Warga Muara Teweh Keluhkan Kenaikan Harga Gula Pasir

Seperti di Jalan Panglima Batur, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, air yang menggenang justru jadi objek wisata dadakan.

Banyak masyarakat yang memanfaatkan luapan air Sungai Barito tahun ini. Anak-anak bersama orang tua tak sekadar mandi di sungai yang dalam, tapi juga jadi dimanfaatkan untuk belajar berenang.

Pantauan apahabar.com, Minggu (8/3) ratusan anak-anak, remaja bahkan dewasa menikmati genangan air Sungai Barito di Jalan Panglima Batur.

Ahmad, warga Muara Teweh merasa senang bisa memanfaatkan wisata dadakan. Membawa anaknya ia menikmati wisata sungai yang hanya ada setahun sekali ini.

Anak-anak cukup gembira dengan tergenangnya air sungai di Jalan Panglima Batur. ”Ini jadi tempat hiburan sekaligus belajar berenang,” ujarnya. Apalagi sekarang hari libur.  Tak salah jika banyak masyarakat melakukan hal serupa.

Senada dengan Ahmad, Mirna seorang ibu muda berusia 25 tahunan mengatakan,  kedatangan ke Jalan Panglima Batur juga untuk membawa anak-anaknya untuk hiburan menikmati genangan air yang kedalamannya sekitar 30-50 cm itu.

Kedalaman sungai di Jalan Panglima Batur tidak membahayakan. Sehingga banyak pada dan bapak- bapak yang membawa anaknya bermain dan berenang.

Ramainya massa pun dimanfaatkan pedagang gorengan juga penjual pentol. Situasi ini membawa berkah tersendiri buat pedagang. Yanto, seorang penjual pentol mengaku pendapatannya untuk hari ini melonjak naik.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Beberapa Desa di Barut Mulai Terendam Banjir

Reporter: Ahc17 
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalteng

Kabar Duka, 1 Lagi Pasien Covid-19 di Kapuas Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalteng

Presiden Jokowi Berikan Sapi Kurban Seberat 1 Ton ke Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Kobar Tambah 7 Positif Covid-19

Kalteng

Miliki 3,91 Gram Sabu, Norman Diringkus Satresnarkoba Polres Barut
Kapuas

Kalteng

Kerusakan Jalan Jembatan Panjang di Kapuas Akhirnya Diperbaiki
apahabar.com

Kalteng

Penanganan Covid-19 di Kalteng Makin Terkendali
apahabar.com

Kalteng

HUT RI, ASN di Kapuas Diminta Pasang Bendera di Rumah
apahabar.com

Kalteng

Selain Ikan, Ternyata Buaya juga Ikut Terlilit Jaring di Sungai Mentaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com