Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Masjidil Haram Dibuka, Tapi Bukan untuk Jemaah Umrah

- Apahabar.com Minggu, 8 Maret 2020 - 09:20 WIB

Masjidil Haram Dibuka, Tapi Bukan untuk Jemaah Umrah

Akses masuk pelataran Masjidil Haram kembali di buka, Sabtu (7/3) kemarin. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi kembali membuka akses masuk ke pelataran Kakbah di Masjidil Haram pada Sabtu (7/3) kemarin.  Namun pembukaan tersebut tidak dimaksudkan untuk jemaah umrah.

Sebelumnya,  Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk menutup area tersebut sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang sedang merebak di berbagai negara. Warga Arab Saudi sendiri diketahui terdapat pengidap virus tersebut.

Selang beberapa hari kemudian, Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud mengeluarkan dekrit terkait pembukaan akses masuk ke pelataran Kakbah tersebut. Namun seperti dikatakan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, akses masuk pelataran Kakbah ini bukan diperuntukkan bagi para jemaah umrah. Pembukaan akses hanya untuk tawaf-tawaf sunah yang bukan bagian dari tawaf umrah.

Dalam foto terbaru yang dilansir dari AP Photo dan Haramain Info, area di sekitar Kakbah dibatasi dengan pagar seng berwarna putih. Area Hijr Ismail, termasuk Maqom Ibrahim masuk dalam area yang dipagari. Sehingga jemaah tidak bisa menyentuh Kakbah, mencium Hajar Aswad, Maqom Ibrahim juga sholat di dalam Hijr Ismail.

Belum ada keterangan resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait pagar yang dibuat mengelilingi Kakbah, Maqom Ibrahim dan Hijr Ismail tersebut.

Pada Kamis kemarin pemerintah Arab Saudi menutup sementara dua masjid suci yaitu Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Penutupan sementara berlaku 1 jam setelah Salat Isya pada hari Kamis (5/3), dan dibuka lagi satu jam sebelum salat Subuh pada Jumat (6/3). Di luar jam itu, jemaah bisa masuk ke Masjidil Haram, tapi tidak bisa ke pelataran Kakbah. Selama penutupan, petugas melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

Sejak Sabtu pagi, area pelataran Kakbah dibuka secara terbatas. “Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengeluarkan dekrit raja (al-Amru as-Sami) yang berisi pembukaan kembali pelataran tawaf terhitung sejak Sabtu 7 Maret 2020. Namun dekrit tersebut menyebutkan bahwa pembukaan pelataran tawaf ini bukan diperuntukkan bagi para jemaah umrah namun untuk tawaf-tawaf sunah yang bukan bagian dari tawaf umrah,” kata Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel dalam keteranganya, Sabtu (7/3).(dtk)

Baca Juga: Cegah Paparan Corona, Kakbah dan Hijir Ismail Dipagari Seng

Baca Juga: Khotbah Jumat Masjid Nabawi Sampaikan Kebersihan Cegah Corona

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Kisah Prof Ying, Hijabers Mualaf yang Temukan Alat Rapid Test
apahabar.com

Habar

Dilarang Jabat Tangan, Inilah Protokol Salat Idul Adha Versi Kemenag
apahabar.com

Hikmah

Mengapa Pemakaman Disertai dengan Azan, Begini Alasannya
apahabar.com

Habar

Penginapan Gratis PPS Sekumpul Ludes Dipesan Jemaah
apahabar.com

Habar

Berikut Fatwa Muhammadiyah Jika Wabah Corona Terjadi Selama Ramadan
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Warga Bersihkan Drainase
apahabar.com

Religi

5 Hadis Nabi Muhammad Tentang Keutamaan Menikah, Salah Satunya Bertemu Allah dalam Keadaan Suci
apahabar.com

Habar

Partisipasi BPBD Banjar untuk Haul Guru Sekumpul, Siagakan 2 Perahu dan Siapkan 120 Tandon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com