Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 10 Orang, Positif 8 H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini

Melalui Video, Presiden Jokowi Contohkan Cara Cegah Virus Corona

- Apahabar.com Jumat, 6 Maret 2020 - 04:30 WIB

Melalui Video, Presiden Jokowi Contohkan Cara Cegah Virus Corona

Presiden Joko Widodo.Foto-Antara/Hafidz Mubarak A/foc

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencontohkan cara untuk mencegah penyebaran virus Corona jenis baru (Covid-19) melalui video di saluran Youtube Sekretariat Presiden berjudul “Cara Cegah Korona”.

“Tidak perlu takut secara berlebihan dengan yang namanya virus corona karena virus corona dari data yang saya terima, 94 persen lebih penderitanya dapat disembuhkan, untuk itu kita perlu melakukan hal-hal seperti ini,” kata Jokowi saat pembukaan video tersebut.

Video itu baru dirilis pada Kamis (05/03) sekitar pukul 18.00 WIB.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih dengan lengan tergulung itu lalu mencuci tangan di wastafel di satu kantin yang masih ada di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta.

“Pertama jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir dan dengan sabun,” kata Kepala Negara sambil mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar dan waktu mencuci tangan selama 20 detik

Selanjutnya suara narator pun berlanjut dengan sejumlah anjuran mencegah virus corona.

Pertama, hindari menyentuh mata hidung dan mulut karena telapak tangan rentan menyentuh banyak benda yang terkontaminasi virus.

Kedua, jaga jarak dengan siapa pun yang batuk atau bersin karena virus korona menyebar melalui “droplet” atau tetesan yang ke luar saat batuk atau bersin.

Ketiga, berikan masker kepada yang sakit.

“Cukup sederhana, dan mudah dilaksanakan,” ungkap Presiden.

Mengakhiri video tersebut, Jokowi pun meminta masyarakat untuk tidak cemas, panik dan takut.

“Jadi sebenarnya musuh terbesar kita saat ini adalah bukan virus itu sendiri, tapi rasa cemas, rasa panik, rasa ketakutan, dan berita hoaks serta rumor. Kita sebenarnya harus yakin dengan fakta, informasi, solidaritas bersama, dan gotong royong,” tambah Kepala Negara.

Indonesia memiliki dua kasus positif Covid-19 yang dinamakan kasus 1 dan kasus 2 yaitu seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun di Depok, Jawa Barat. Keduanya sejak 1 Maret 2020 dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso.

Hingga Kamis (05/03) sore pukul 17.00 WIB terkonfirmasi di dunia ada 95.748 orang yang terinfeksi virus corona dengan 3.286 kematian sedangkan sudah ada 53.422 orang yang dinyatakan sembuh.

Kasus di China mencapai 80.411 kasus, di Korea Selatan 6.088 kasus, di Italia 3.089 kasus, di Iran 2.922. Tingkat kematian di Italia menjadi yang paling tinggi di luar China yaitu 107 kematian dibanding kasus yang positif, sementara di China sendiri ada 3.013 orang meninggal dunia karena virus tersebut. Sudah ada 65 negara termasuk Indonesia yang mengonfirmasi kasus positif Covid-19 di negaranya.(Ant)

Baca Juga: Presiden Jokowi Andalkan Tol Laut Tekan Disparitas Harga

Baca Juga: Pada 2024, Jokowi Harap Angka Kemisikinan Ekstrem Jadi Nol

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Eross Kenang Persahabatan dengan Bani ‘Seventeen’

Nasional

Diserang Pasukan Hantu, Politisi Partai Demokrat Benny K Harman Malah Senang : Mereka Bisa Dapat Honor!
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Akan Luncurkan Dua Alat Terbaru Deteksi Dini Covid-19
apahabar.com

Nasional

Bisnis MLM, Halal atau Haram?
apahabar.com

Nasional

Badan Pengawas Pemilu Tunggu Laporan Pembakaran Surat Suara di Papua
apahabar.com

Nasional

Sidang MK, KPU: Situng Diretas 15 Menit Pulih
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Pandemi Tak Kurangi Kekhidmatan Detik-Detik Proklamasi
apahabar.com

Nasional

Kapolda Sumut: Tersangka Bom Medan Sempat Latihan di Tanah Karo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com