Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Menanti Stimulus Ekonomi, IHSG Diprediksi Menguat

- Apahabar.com Rabu, 11 Maret 2020 - 11:24 WIB

Menanti Stimulus Ekonomi, IHSG Diprediksi Menguat

Petugas keamanan berdiri di samping grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/3) diprediksi menguat terbatas seiring penantian pasar akan adanya stimulus ekonomi dari pemerintah mengantisipasi dampak wabah COVID-19.

IHSG dibuka menguat 10,78 poin atau 0,21 persen ke posisi 5.231,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,85 poin atau 0,34 persen menjadi 835,32.

Tim Riset Samuel Sekuritas dalam risetnya, meyakini para pelaku pasar sedang menunggu stimulus yang akan diberikan oleh pemerintah guna mendorong ekonomi setelah adanya wabah COVID-19.

“Salah satu stimulus yang ditunggu adalah apakah akan ada pemotongan pajak PPh 21, 22 dan 25. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak menguat terbatas,” tulis riset tersebut.

Dari eksternal, bursa saham AS pada perdagangan semalam, ditutup menguat lebih dari 4 persen. Namun penguatan tersebut belum menutup pelemahan bursa pada hari sebelumnya yang turun lebih dari 7 persen.

Para pelaku pasar berharap adanya stimulus yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah AS guna mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah wabah COVID-19.

Pada awal pekan, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan adanya potensi pengurangan pajak untuk mendorong ekonomi AS. Meski demikian hingga saat ini belum ada langkah pasti yang dilakukan oleh pemerintah selain penurunan suku bunga di awal Maret ini.

Dari pasar komoditas, harga minyak naik kembali (rebound) di mana Brent naik 8,3 persen menjadi 37,22 dolar AS per barel dan WTI naik 10,38 persen ke level 34,36 dolar AS per barel.

Sedangkan harga emas melemah 1,6 persen menjadi 1.653,23 per ons setelah adanya optimisme di pasar saham.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 256 poin atau 1,29 persen ke 19.611,1, indeks Hang Seng melemah 24 poin atau 0,09 persen ke 25.368,5, dan indeks Straits Times menguat 7,35 poin atau 0,26 persen ke 2.839,89. (Ant)

Baca Juga: Dibayangi Wabah Covid-19, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif

Baca Juga: Wabah Corona, IHSG Berpotensi Turun Kembali Pekan Ini

Baca Juga: Trump Effect, IHSG Diprediksi Berlanjut Melemah

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tiga Program BI Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

Ekbis

Beda Respons Pedagang Soal Darurat Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Relaksasi Bank Imbas Covid-19, Hipmi: Jangan Lupakan UMKM
apahabar.com

Ekbis

Premium Berencana Dihapus, Pertamina Klaim Pasokan Kalsel Aman
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Didorong Sentimen Positif di Pasar Keuangan
Harga Emas Antam Terus Merosot, Berikut Rinciannya

Ekbis

Harga Emas Antam Terus Merosot, Berikut Rinciannya
apahabar.com

Ekbis

Lonjakan Trafik, Telkomsel Siagakan Bandwith 4,2 Tbps dan Bangun 776 BTS Baru
apahabar.com

Ekbis

Aplikasi Ajaib Hadirkan Inovasi Baru Berinvestasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com