Tragis, Petani Tabalong Tersambar Petir Sepulang Tanam Padi Ssttt.. Rampok Tanah Laut Lolos dari Penyekatan di Hutan Samboja Alasan H2D Kembali Tolak Hasil Rekapitulasi PSU di Banjarmasin Heboh Buronan Kalsel Kabur ke Hutan Samboja, Ternyata Rampok Tanah Laut Batal Tender Jalan di Batola, CV Ridho Menang Gugatan PTUN

Mengenal Bakumpai Permai, Bioskop Pertama di Marabahan

- Apahabar.com Rabu, 18 Maret 2020 - 17:33 WIB

Mengenal Bakumpai Permai, Bioskop Pertama di Marabahan

Sebelum ditempati Mall Pelayanan Publik, lokasi strategis di pinggir Jalan AES Nasution Marabahan ini pernah berdiri Bioskop Bakumpai Permai. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Tak sedikit orang beranggapan Marabahan identik dengan kota sepi di akhir pekan. Namun ditilik dari catatan sejarah, anggapan itu patut diperdebatkan.

Sebagai ibu kota Barito Kuala, Marabahan menjadi pusat kegiatan pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

Masalahnya pusat keramaian itu terkadang hanya berlangsung Senin hingga Jumat. Seiring akses transportasi darat yang kian nyaman, Marabahan justru menjadi kota sepi di akhir pekan.

Selain banyak pekerja yang memilih menetap di luar Marabahan, tak sedikit warga memilih menghabiskan akhir pekan di kota lain seperti Banjarmasin dan Banjabaru.

Situasi itu berkebalikan dengan masa lampau, tepatnya di awal era 1970. Setiap akhir pekan, Marabahan justru didatangi banyak warga dari daerah lain.

Magnet yang menarik kedatangan mereka salah satunya adalah sebuah bangunan sederhana tanpa atap bernama Bioskop Bakumpai Permai di Jalan AES Nasution.

Bioskop yang sekarang sudah berubah menjadi Mall Pelayanan Publik ini merupakan swadaya mendiang Kamaruzaman, salah seorang pengusaha konstruksi di Batola.

Diyakini mulai beroperasi sejak 1971, Bakumpai Permai menambah kejayaan era bioskop di Kalimantan Selatan bersama Bioskop Dewi, Kamajaya, Cempaka dan President di Banjarmasin.

“Sebenarnya permulaan beroperasi itu hanya perkiraan. Tapi kalau mengacu dari berbagai peristiwa, saya yakin Bakumpai Permai dimulai antara 1971 dan 1972,” papar Syahrijat, adik kandung Kamaruzaman.

“Antara 1971 dan 1972 itu, pemutaran film melalui layar tancap sedang ramai. Kebetulan mendiang punya relasi pengelola bioskop di Banjarmasin, lalu tertarik mencoba membuka di Marabahan,” sambungnya.

Kamaruzaman cukup beruntung, karena Bakumpai Permai berhasil menjalin bekerjasama dengan Bioskop Dewi. Dari salah satu bioskop legendaris di Banjarmasin itu, Bakumpai Perman mendapatkan suplai berbagai film hits.

Namun lantaran Bioskop Dewi juga menyuplai film ke berbagai daerah di Kalsel maupun Kalimantan Tengah, Bakumpai Permai mesti menunggu giliran.

“Kami hanya beroperasi setiap malam Minggu, malam Kamis dan malam Selasa. Selain film harus diputar bergiliran di berbagai daerah, penduduk Marabahan juga masih sedikit,” kenang Syahrijat.

Memang pembangunan bioskop itu setengah berspekulasi, mengingat sebagian besar Marabahan masih semak belukar. Jarak antar rumah juga jauh dan lebih terkonsentrasi di pesisir Sungai Barito.

Sementara satu-satunya akses menuju Banjarmasin hanya menggunakan jalur sungai. Di sisi lain, akses darat masih berupa jalan setapak.

“Untungnya penonton selalu penuh. Dengan kapasitas bangunan 1.000 orang, rata-rata jumlah penonton setiap tayang sekitar Rp500 hingga 600 orang,” beber Syahrijat.

Kendati berupa bangunan kayu sederhana dan penonton dipastikan bubar kalau hujan turun, Bakumpai Permai dikelola dengan cukup baik dan menghasilkan keuntungan memadai.

“Khusus tempat duduk di balkon, kami mengenakan tarif Rp750. Sedangkan penonton di bawah, dikenai biaya Rp350,” tandas Syahrijat yang masih berusia 18 tahun ketika membantu sang kakak menjalankan bioskop. (bersambung)

apahabar.com

Adik kandung Kamaruzaman, Syahrijat, masih cukup mengingat kisah-kisah kejayaan Bioskop Bakumpai Permai yang mampu menarik ratusan penonton dalam setiap tayang. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pembunuhan

Kalsel

Detik-Detik Pembunuhan Ipar di Prona Banjarmasin, Berawal dari Cekcok Rumah Tangga
apahabar.com

Kalsel

Breaking News! Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Martapura
apahabar.com

Kalsel

Robek Surat Perjanjian, Demo di Kegubernuran Kalsel Memanas
Akses Hulu Sungai Lumpuh Total

Kalsel

Akses Utama ke Hulu Sungai Lumpuh Total, Warga Diminta Jalan Alternatif
apahabar.com

Kalsel

Cegah Stunting, TP PKK Pugaan dan Kelua Tabalong Monitor Pemberian Makanan Bayi dan Anak
apahabar.com

Kalsel

SMKN1 Murung Pudak Gelar PAT Daring, Siswa Tetap Diminta Disiplin
apahabar.com

Kalsel

Hindari Kejenuhan OTG, Batola Minta Efektivitas Pemeriksaan Swab
apahabar.com

Kalsel

Aksi Polres Balangan Mampu Kumpulkan 40 Kantong Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com