Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 10 Orang, Positif 8 H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini

Menperin: Tren Ekspor Otomotif Nasional Kian Positif

- Apahabar.com Kamis, 5 Maret 2020 - 17:50 WIB

Menperin: Tren Ekspor Otomotif Nasional Kian Positif

Ilustrasi. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia (RI) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan ekspor kendaraan di Indonesia menunjukkan tren yang kian membaik sejak tahun 2018 hingga kini, walaupun industri otomotif global selama 2019 cenderung lesu.

“Kinerja ekspor kendaraan bermotor roda empat atau lebih pada tahun 2019 menunjukkan tren sangat positif di mana ekspor kendaraan CBU (Completely Build Up) tercatat 332 ribu unit, naik 25,5 persen dari tahun sebelumnya,” kata Agus di Jakarta, Kamis.

Sementara ekspor kendaraan CKD (Completely Knock Down) sebesar 511 ribu set atau naik sebesar 523,5 persen dari tahun 2018.

Menurut Agus, kendaraan komersial pada tahun 2019 dihadapkan pada sejumlah tantangan.

Salah satu tantangan yang terasa adalah perlambatan perekonomian nasional akibat dampak ketidakpastian global serta defisit transaksi berjalan yang dialami pemerintah.

Produksi kendaraan jenis bus, truk dan pikap pada tahun 2019 terkoreksi sebesar 16,2 persen dari tahun 2018, yakni sebesar 241 ribu unit saja. Sementara penjualan domestik di tahun 2019 pun turun 10,8 persen, atau hanya 232 ribu unit.

Namun, ia optimistis industri otomotif nasional memiliki potensi sangat besar untuk berkontribusi dalam menekan defisit neraca perdagangan melalui peningkatan ekspor ke luar negeri, dan sejalan dengan target ekspor kendaraan dari Presiden Joko Widodo.

“Dengan tren yang positif ini, sebagaimana amanat Presiden Jokowi bahwa ekspor kendaraan CBU dari Indonesia ditargetkan dapat mencapai 1 juta unit pada tahun 2024,” kata Agus.

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat basis industri kendaraan bermotor dalam negeri melalui penguatan struktur industri pada rantai nilai serta perbaikan infrastruktur industri.

Sehingga, target pertumbuhan di sektor otomotif nasional yang dicanangkan naik hingga 6 persen diharapkan bisa tercapai pada tahun 2020.(Ant)

Baca Juga: Manjakan Pecinta Otomotif, Kawasaki W175TR Sambangi Kalselteng

Baca Juga: Manjakan Pecinta Otomotif, Suzuki XL7 Mampu Lalui Medan Off-road

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Demo Berhenti, Rupiah Langsung Menguat
apahabar.com

Ekbis

November, Bandara Syamsudin Noor Jadi Bandara Internasional
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Kembali Jatuh, Simak Penyebabnya
apahabar.com

Ekbis

Terpapar Kasus Baru Covid-19, Rupiah Kembali Melemah
apahabar.com

Ekbis

Menkeu: Uang Edisi HUT RI Bukan untuk Tambah Likuiditas!
apahabar.com

Ekbis

Di Masa Pandemi, BEI: Optimisme Pasar Akan Terus Dijaga
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Menguat, Seiring Pasar Masih Nantikan Hasil Pilpres AS
apahabar.com

Ekbis

Saat Covid-19, Ekspor Limbah Sawit Asal Kaltim Tembus Rp 80 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com