Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Menyimak “Batas”, Soundtrack Film KKN di Desa Penari

- Apahabar.com Sabtu, 7 Maret 2020 - 19:42 WIB

Menyimak “Batas”, Soundtrack Film KKN di Desa Penari

Poster lagu "Batas" karya Danilla Riyadi. Foto-Instagram danillariyadi

apahabar.com, BANJARMASIN – “Saat muda rasanya dunia punya kita/Tanpa beban bagai akan hidup selamanya.”

Dibuka dengan nada-nada yang ganjil, “Batas” memiliki suasana yang tak sekadar gelap, tetapi juga mencekam. Seperti ada banyak rahasia. Ada kengerian yang tersembunyi. Danilla bernyanyi seakan-akan dia sedang berada di dalam dimensi yang berbeda.

Keganjilan belum berhenti. Setelah bagian intro menghilang dari telinga, suara petikan gitar, ketukan, dan bebunyian yang suram muncul, lalu menyelimuti di sepanjang lagu. Chord-chord minor membuat suasana lagu itu makin terasa mistis.

Danilla bernyanyi lagi:

“Hidup ini hanya sekali/Nikmati selagi bisa/Jika ada yang menghalangi/Abaikan kata mereka/Mungkin hanya menakuti saja/Abaikan kata mereka.”

“Abaikan peringatan/Lakukan apa yang kau inginkan/Tiada yang menghalang/Tiada.”

“Saat muda bukan berarti kau tahu semua/Jika dewasa baru kau akan paham maksudnya/Jangan sampai engkau lewat batas.”

Lirik yang ditulis Danilla merupakan kritik terhadap perilaku anak muda yang melanggar etiket dan norma. Ceritanya sama seperti kisah Ayu dan Bima saat melakukan KKN di Desa Penari yang berujung petaka.

Danilla mampu membawa pendengar seakan masuk ke Desa Penari sambil berjalan di tengah hutan, lalu bertemu dengan wajah-wajah yang penuh tanda tanya.

Danilla berhasil membuat orang yang mendengarkan lagunya memiliki perasaan seperti yang dialami para mahasiswa nahas itu. Ada ketakutan, kecemasan dan kengerian. Bunyi-bunyian yang mengiringi di sepanjang lagu akan membuat siapa saja “bergidik”.

Lagu itu diproduseri oleh Lafa Pratomo, seorang komposer musik berpengalaman di Tanah Air. Dalam penulisan liriknya, Danilla dibantu oleh Hasief Ardiansyah yang juga dikenal sebagai editor di salah satu majalah musik Indonesia.

Danilla Riyadi lahir di Jakarta pada 12 Februari 1990. Beberapa tahun belakangan ini namanya makin populer. Tak hanya besar di skena musik indie, tetapi namanya sudah dikenal oleh komunitas masyarakat yang jauh lebih besar.

Bersama Jason Ranti, dia tercatat pernah menjadi kameo di film “Koboy Kampus” yang diproduksi oleh 69 Production. Danilla Jelita Poetry Riyadi juga menjadi pemeran utama pada film “Pretty Boys” yang cukup sukses di pasaran.

Seperti yang sudah banyak diketahui, KKN di Desa Penari merupakan cerita horor populer yang diambil dari kisah nyata di sebuah desa di Pulau Jawa. Dari Twitter, kisah itu viral pada 2019 lalu. Berdasarkan informasi yang banyak beredar, lokasi Desa Penari berada di Jawa Timur.

Film Desa Penari diproduksi oleh MD Pictures dan disutradarai oleh Awi Suryadi. Film KKN di Desa Penari dijadwalkan akan tayang di bioskop pada 19 Maret 2020.

Baca Juga: “31F” Jadi Pintu Gerbang Reuni Slank Formasi 13

Baca Juga: Corona Jadi Judul Lagu Dangdut Remix, Netizen: WHO Menangis Mendengar Ini

Baca Juga: George Harrison dan Warisannya terhadap Perkembangan Rock Modern

Baca Juga: Bawakan “Kirana” dan “Separuh Nafas”, Dewa 19 Disambut Standing Ovation

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Musik

Setelah ‘Aisyah Istri Rasulullah’, Kini Muncul Lagu ‘Sayyidatina Khadijah’
apahabar.com

Musik

John Mayer Konser di Jakarta 5 April 2019
apahabar.com

Hiburan

Menyambut “20 Tahun Bintang Lima Tour 2020” di Banjarmasin
apahabar.com

Musik

Maret 2019, Sabyan Konser di Korsel
apahabar.com

Musik

Naniel Wafat, Ini Asal Muasal Nama Bento Menurut Iwan Fals
apahabar.com

Gaya

Four Twenty dan Fiersa Besari Paling Ditunggu di Murjani
apahabar.com

Musik

Siap-Siap, 2 Hari Lagi Ada Audisi Liga Dangdut di Banjarmasin
apahabar.com

Musik

Proses Penjualan Tiket Ed Sheeran Dikeluhkan, Ini Kata Tokopedia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com