Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Meski Kecil, Belanja Kesehatan Tetap Sumbang Inflasi Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 5 Maret 2020 - 20:01 WIB

Meski Kecil, Belanja Kesehatan Tetap Sumbang Inflasi Kalsel

Ilustrasi masker dan obat kesehatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Selatan, melaporkan hingga akhir Februari 2020, belanja kesehatan belum menyumbang terlalu besar inflasi di Kalsel.

“Berdasar komoditas inflasi Kalsel, obat dengan resep mendorong inflasi (mtm) sebesar 0,03. Ini akibat musim hujan dan panas,” kata Amanlison Sembiring, Kanwil KPwBI Kalsel, Kamis (5/3).

Jika berdasarkan kelompoknya, inflasi IHK Kalsel terutama bersumber dari kelompok kesehatan sebesar 1,48% (mtm), diikuti kelompok bahan makanan sebesar 0,44% (mtm).

Sebaliknya, rendahnya permintaan angkutan
udara menyebabkan kelompok transportasi mengalami deflasi sebesar -1,11%.

Aman menyebut, secara keseluruhan, inflasi Kalsel pada Februari 2020 sebesar 0,08% (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang inflasi sebesar 0,30%.

Rendahnya angka Inflasi diakibatkan rendahnya inflasi kelompok makanan, minuman, tembakau serta kelompok perlengkapan dan peralatan rumah tangga (RT).

Namun secara tahunan, inflasi Kalsel pada Februari 2020 tercatat sebesar 3,28% (yoy), lebih tinggi dibanding inflasi tahunan Januari 2020 (3,07% yoy).

Walau demikian secara keseluruhan inflasi Kalsel masih berada dalam sasaran inflasi nasional 2020 sebesar 3,0±1%.

Komoditas penahan inflasi Kalsel pada Februari 2020 antara lain adalah angkutan udara, bensin, dan ikan kembung.

Terdapat tiga kota penghitung inflasi di Kalsel, yaitu Banjarmasin, Tanjung dan Kotabaru.

PadaFebruari 2020 Kota Banjarmasin mengalami deflasi sebesar 0,02% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,25% (mtm).

Kota Tanjung inflasi sebesar 0,91% (mtm), lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang inflasi sebesar 0,43% (mtm).

Sedangkan Kotabaru inflasi sebesar 0,30 (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang inflasi sebesar 0,68% (mtm).

apahabar.com

Kepala KPwBI Kalsel Amanlison Sembiring. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

Baca Juga: Siapkan 100 Ribu Masker, RNI: Stok Aman untuk Kebutuhan Darurat

Baca Juga: Dinkes Banjarmasin akan Tindak Tegas Pelaku Penimbun Masker

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Peringatan Dini BMKG Hari Ini, Warga Pelaihari Patut Waspada
apahabar.com

Kalsel

Berbagi Berkah Ramadan, Satuan Brimob Polda Kalsel Kelola Dapur Umum
apahabar.com

Kalsel

Listrik Gratis, Ledeng Kapan?
apahabar.com

Kalsel

Sepanjang 2019, Polda Kalsel Pecat Ratusan Polisi karena Ragam Pelanggaran
apahabar.com

Kalsel

Maju Pilgub Kalsel, Khairul Saleh Mantap di Jalur Independen?
apahabar.com

Kalsel

Api ‘Ngamuk’, 1 Rumah Kosong di Komplek PLN Banjarbaru Ludes
apahabar.com

Kalsel

Sambut 2020, PDAM Intan Banjar Terus Berbenah
apahabar.com

Kalsel

“Kumham Peduli, Kumham Berbagi”, Kontribusi Kemenkumham Kalsel Cegah Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com