Klaim Adaro Reklamasi Lebih 100 Persen Lubang Tambang Dipertanyakan Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik

MUI HST Evaluasi Imbauan Beribadah di Tengah Mewabahnya Corona

- Apahabar.com Senin, 30 Maret 2020 - 10:39 WIB

MUI HST Evaluasi Imbauan Beribadah di Tengah Mewabahnya Corona

Bupati HA Chairansyah (tengah) dan Wakilnya, Berry Nahdian Forqan (kiri) serta Ketua MUI HST, KH Wajihudin saat memimpin forum di Gedung MUI setempat, Minggu (29/3). Foto-Anang/Joni for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Majelis Ulama Indonesia di Hulu Sungai Tengah (MUI HST) mengevaluasi imbauan tentang aktifitas ibadah dalam rangka pencegahan Corona atau Covid 19.

Pasca ditetapkannya status tanggap darurat virus itu, MUI HST mengeluarkan imbauan bertanggal 27 Maret tadi. Ada 5 poin imbauan yang dikeluarkan MUI HST yang senada dengan pusat maupun provinsi Kalsel. Salah satunya pada poin ke 1, “Setiap masjid di HST tidak menyelenggarakan salat Jumat dan jamaah menggantikannya dengan salat zuhur di rumah masing-masing, demikian juga tidak menyelenggarakan aktifitas ibadah/peringatan hari besar Islam/tablig akbar/majlis taklim baik di masjid atau di tempat lain yang melibatkan banyak orang dan diyakini dapat menjadi media penularan Covid 19”

MUI pun mengundang Pemkab serta jajaran penangan Covid 19 HST untuk membahas imbauan itu di Gedung MUI setempat, Minggu (29/3).

Ketua MUI HST, KH Wajihudin mengatakan, tujuan pihaknya mengundang Pemkab dan gugus tugas Covid 19 untuk mengetahui sejauh mana penanganan wabah asal China itu di HST.

Sebab, kata Wajihudin, imbauan itu dikeluarkan atas desakan berbagai pihak yang menunggu sikap MUI HST. Terlebih MUI pusat maupun provinsi Kalsel telah mengeluarkan imbauan itu pada 26 Maret lalu.

“Timbul berbagai kritikan dan lain-lain yang intinya, apakah sudah pas himbauan seperti itu dikeluarkan di HST,” tanya Wajihudin kepada Pemkab dan gugus tugas penangan Covid.

Dia berharap Dinkes dan RSUD Damanhuri di HST bisa memberikan informasi tentang masyarakat yang rentan dengan penyebaran Covid 19 dan penanganan pasien yang terdampak wabah itu.

“Arahan dan informasi dari berbagai pihak hari ini akan kami jadikan bahan diskusi dalam rangka evaluasi imbauan yang telah kami keluarkan,” kata Wajihudin.

Kepala BPBD HST, H Budi Haryanto menyampaikan, sesuai Perpres Nomor 7 Tahun 2020, koordinator penanganan pengendalian pemulihan terhadap Covid 19 adalah Kepala BNPB Pusat Lembaga Teknis, setingkat menteri yang mempunyai kewenangan untuk mengkoordinir wabah itu.

Selanjutnya kewenangan diberikan pada Provinsi Kalsel. Provinsi kata Budi, telah menetapkan status tanggap darurat tentang kondisi penyebaran wabah itu.

“Tanggap darurat ini kenapa harus ditetapkan, karena inilah salah satu upaya kita untuk pemutusan rantai penularan. Ini harus segera kita lakukan karena daerah kita, HST, adalah daerah perlintasan, kita sudah dikepung provinsi yang sudah ada kasus positif covid-19,” tegas Budi.

Tanggap darurat saat ini, kata Budi, dilaksanakan 14 hari. Terhitung dari 24 Maret hingga 5 April nanti.

“Kami dari BPBD yang tergabung dalam gugus tugas juga sudah mengambil langkah-langkah apa yang harus dilakukan apalagi dengan adanya surat edaran, memang itu juga sudah harus dilaksanakan oleh MUI. MUI Provinsi juga sudah memberikan edaran tersebut dalam penanganan covid-19 ini,” kata Budi.

“Kalau memang himbauan MUI akan direvisi kami menyerahkan kepada forum resmi ini namun kita sebagai tim gugus tugas yang mewakili juga dari pemerintahan daerah berharap agar apa yang sudah kita lakukan bersama ini semata-mata  untuk melakukan upaya pencegahan dan pemutusan rantai penularan selama 14 hari dalam status  tanggap darurat,” tutup Budi.

Menanggapi imbauan MUI HST, Bupati HA Chairansyah didampingi Wakilnya, Berry Nahdian Forqan menyebut imbauan itu dikeluarkan tergesa-gesa karena dorongan berbagai pihak.

Dikeluarkannya imbauan itu, kata bupati, mengingat MUI Kalsel juga sudah mengeluarkan fatwa itu. Bahkan sudah tersebar luas di masyarakat.

“Ini di karenakan Kalsel memang sudah menetapkan situasi kita dalam kondisi tanggap darurat Covid 19,” kata bupati.

Bagaimana reaksi dan kondisinya, lanjut bupati, dengan adanya forum itu, semua pihak membahas dan mengevaluasi lagi himbauan MUI tersebut.

“Mari kita berdoa, mudah-mudahan dengan penanganan yang kita lakukan di HST berjalan efektif. Perlu diketahui perkembangan penyakit ini berjangkit dengan amat sangat cepat sekali. Saya dan kita semua berharap wabah ini tidak berkembang di Bumi Murakata. Yang terpenting sekarang bagaimana kita menyikapi kondisi ini, jangan terlalu panik, tapi jangan anggap remeh tetap waspada dan jaga terus kesehatan,” harap bupati.

Usai membuka forum, MUI HST melanjutkan dengan rapat internal.

Forum saat itu juga dihadiri, Kepala Kemenag H Saifuddin, Dandim 1002 Barabai Letkol Inf Muh Ishak H. Baharuddin, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto,  Kadinkes drg H Kusudiarto dan Direktur RSUD H Damanhuri Barabai dr Muhammad Asnal serta undangan lainnya.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Asiknya Berburu Pakaian Bekas Bermerek di Pasar Pagi Banjarmasin
Ramadan

Banjarmasin

Berkah Ramadan, Yayasan Haji Maming Berbagi untuk Langgar Darul Ibadah Teluk Dalam
apahabar.com

Kalsel

Tekan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas, Alfi: Kita Pakai Cara Khusus
apahabar.com

Kalsel

Update Banjir di Banjarbaru; Dinsos Kalsel Bangun Dapur Umum untuk 1.786 Korban
apahabar.com

Kalsel

Karhutla di Kalsel Sulit Dibendung, Dampaknya Kini Mulai Terasa
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Pengawasan Mitra Kerja, Komisi IV Minta Laporan Per Tiga Bulan
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Buat Imbauan Malam Tahun Baru
apahabar.com

Kalsel

Fiersa Besari Kado Spesial HUT Ke-33 SMAN 7 Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com