16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI

ODP Corona Meningkat, Bupati HST: Bukan Berarti Berbahaya

- Apahabar.com Selasa, 24 Maret 2020 - 15:57 WIB

ODP Corona Meningkat, Bupati HST: Bukan Berarti Berbahaya

Bupati HA Chairansyah didampingi Wakilnya Berry NF memimpin Konfrensi Pers Satgas Covid 19 di Media Center Dinkes HST, Selasa (24/3). Foto-apahabar.com/HN Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mendapat peringkat ke dua tertinggi Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kalsel terkait Virus Corona atau Covid 19. Data Dinkes Kesehatan (Dinkes) HST yang dirilis Diskominfo setempat per 23 Maret pukul 17.50, ODP di HST mencapai 89.

Sebelumnya, angka itu merupakan yang tetinggi di Kalsel. Sesuai dengan data yang dirilis Dinkes Kalsel per 23 Maret pukul 16.00 Wita.

Angka tertinggi setelah HS, yakni Banjarbaru dengan total ODP 72 dan Barito Kuala 60 orang.

Berbeda hari ini (Selasa, 24/3). Dari data yang dirilis Dinkes Kalsel pukul 10.00 Wita, Banjarbaru meningkat menjadi 282 ODP disusul HST sebanyak 88 ODP.

Total di Kalsel menurut data Dinkes Kalsel yang dirilis itu mencapai 790 ODP, 7 PDP dan 1 orang dinyatakan suspect atau konfirmasi Covid 19 di Banjarmasin.

“Angka terbanyak ini bukan berarti bahaya. Ini adalah bentuk kesadaran masyarakat yang baru datang dari daerah terjangkit yang melaporkan diri ke dinas terkait,” kata Bupati HST, HA Chairansyah saat memimpin Konfrensi Pers Satgas Pencegahan Covid 19 di Media Center Dinkes setempat, Selasa (24/3).

Sampai hari ini, kata Chairansyah, khusus di HST sudah 7 orang yang lepas dari statusnya sebagai ODP.

“Salah satunya ada mahasiswa kita yang datang dari Cina, sudah selesai dipantau dan dinyatakan sehat,” kata Chairansyah.

Perlu diketahui, Pemkab HST saat ini telah menaikan status siaga menjadi tanggap darurat Covid 19. Berbagai kebijakan telah diambil dengan membatasi interaksi sosial, terlebih dengan mengumpulkan orang banyak.

Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid 19.

“Kita hindari dulu berkumpul-kumpul. Alhamdulillah TNI-Polri membantu kita dalam kebijakan ini. Alhamdulillah para alim ulama juga mendukung kebijakan kita dengan menghentikan sementara pengajian-pengajian,” tutup Chairansyah.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Tani Nasional, Gema Petani dan SPI Kalsel Bagikan 1 Ton Semangka Gratis
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kotabaru Naik Lagi, Kini Sudah 297 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Pasien Sembuh Covid-19 Boleh Berpuasa dengan Syarat Khusus
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Buruh di Kelayan Kena Tangkap Polisi
apahabar.com

Kalsel

Resmikan Puluhan Gedung Baru, Menteri Nasir Puji Rektor ULM
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur
apahabar.com

Kalsel

Kader Golkar dan PDIP Pimpin Sementara DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Cek Peringatan BMKG untuk Kalsel Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com