Salah Tulis, Perbaikan Plang Nama SDN di Banjarmasin Tunggu Dana BOS Cair Bawa Pesan Damai ke Ukraina-Rusia, Jokowi Dianggap Layak Raih Nobel Diguyur Hujan Berjam-Jam, Sejumlah Kawasan di Banjarbaru Tergenang Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman! Banjarbaru Terendam, Sejumlah Warga Dievakuasi

Ojol Dianggap Mampu Jaga Perputaran Ekonomi

- Apahabar.com     Kamis, 26 Maret 2020 - 20:09 WITA

Ojol Dianggap Mampu Jaga Perputaran Ekonomi

Ilustrasi ojek online. Foto-motorplus

apahabar.com, MALANG – Ojek online (Ojol) dianggap mampu menjaga perputaran ekonomi di tengah darurat virus Corona atau Covid-19.

Sebab, masyarakat yang tengah membatasi diri untuk kegiatan di luar, sehingga mengakibatkan turunnya daya beli, maka di sini lah peran penting Ojol tadi.

Ekonom Universitas Brawijaya Malang Nugroho Suryo Bintoro menjelaskan, keberadaan ojek online yang ada di Indonesia bukan hanya memberikan layanan jasa antar penumpang, akan tetapi juga memberikan layanan antar untuk memenuhi kebutuhan makan, minum, termasuk berbelanja bagi para konsumen.

Dengan begitu, kata Nugroho masyarakat masih diuntungkan dengan keberadaan ojek online.

“Di sisi lain, keberadaan ojek online terbukti membantu menggerakkan perekonomian Indonesia dari sisi konsumsi, khususnya melalui pelayanan jasa lainnya,” katanya, Kamis (23/3).

Menurut Nugroho, keberadaan ojek online yang ada di Indonesia bukan hanya memberikan layanan jasa antar penumpang, akan tetapi juga memberikan layanan antar untuk memenuhi kebutuhan makan, minum, termasuk berbelanja bagi para konsumen.

“Dengan kata lain, konsumsi memang mengalami perlambatan. Namun, hal tersebut bukan berarti masyarakat meniadakan konsumsi mereka, terutama untuk kebutuhan primer atau jasa lainnya,” ujar Nugroho.

Pemilik Amstirdam Coffee, Siva Raja mengatakan bahwa, keberadaan ojek online saat ini sangat membantu penjualan pada gerai-gerai kopi yang dimilikinya.

Bahkan, ia mencatat ada peningkatan penjualan dari pengguna jasa ojek online dibandingkan kondisi normal.

“Secara keseluruhan, penjualan memang mengalami penurunan berkisar 50-80 persen. Namun, pembelian dengan jasa ojek online meningkat berkisar 20-30 persen dari kondisi normal,” ujar Siva.

Siva menambahkan, beberapa gerai miliknya memang mengalami penurunan volume penjualan akibat dampak virus Corona atau COVID-19 tersebut.

Namun, dengan adanya ojek online tersebut, diharapkan bisa membantu mempertahankan penjualan saat ini.

“Sangat terbantu dengan adanya ojek online. Kalau tidak ada mereka, mungkin kami tidak buka, karena pada dasarnya gerai kami adalah tempat nongkrong,” ujar Siva.

Sementara itu, seorang pengemudi ojek online di wilayah Kota Malang Saktiyanardi Nugraha mengatakan, dampak dari penyebaran virus Corona khususnya di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, cukup memberikan dampak yang besar terhadap dirinya.

Ia mengaku, permintaan jasa layanan pembelian makanan dan minuman mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan kondisi normal.

“Orderan masih ada, akan tetapi menurun. Kalau dari persentase, bisa dibilang turun 50 persen,” kata Sakti.

Kondisi di Kota Malang dalam waktu beberapa hari terakhir cenderung sepi.

Masyarakat kebanyakan tidak melakukan aktivitas luar rumah, yang tercermin dari sepinya pusat perbelanjaan atau mall yang ada di Kota Malang.

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, wilayah Malang Raya yang merupakan gabungan antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, ada enam orang yang positif terjangkit COVID-19.

Sebanyak empat orang merupakan warga Kabupaten Malang, yang salah satunya meninggal dunia. Sementara dua orang lainnya merupakan warga Kota Malang.

Satu dari dua warga Kota Malang tersebut, telah dinyatakan sembuh atau negatif COVID-19 usai mendapatkan perawatan, sehingga menyisakan satu orang lagi yang hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Saiful Anwar, Kota Malang.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hakim Itong

Nasional

KPK Beberkan Konstruksi Perkara Jerat Hakim Itong; Kode Upeti Samarkan Pemberian Uang
Dukung Gerakan Eliminasi TBC, Jokowi: Utamakan Tindakan Pencegahan

Nasional

Dukung Gerakan Eliminasi TBC, Jokowi: Utamakan Tindakan Pencegahan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Diberi Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Negara
apahabar.com

Nasional

27,3 Juta Orang Sudah Terdaftar Terima Kuota Internet Gratis, Anda Termasuk?
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: 7 Provinsi Tak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19
Muhammad Kece

Nasional

Muhammad Kece Dianiaya Sesama Tahanan di Rutan Bareskrim
apahabar.com

Nasional

Tak Hanya Novel Baswedan, 4 Anaknya Juga Terkonfirmasi Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 113, Pasien Sembuh Jadi 2.607
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com