3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Pak Pos Sering Tersesat, DPMPTSP Banjarmasin Merugi

- Apahabar.com Kamis, 12 Maret 2020 - 14:10 WIB

Pak Pos Sering Tersesat, DPMPTSP Banjarmasin Merugi

Ilustrasi tukang pos. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Inovasi terbaru Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin dalam hal perizinan rupanya tak berjalan mulus.

Alih-alih menyervis pemohon dengan mengantarkan langsung izin ke rumah, DPMPTSP malah merugi karena pemohon jarang berada di tempat.

Padahal regulasi ini dibuat untuk memudahkan warga mengurus izin. Mereka tak perlu lagi menunggu lama sampai izin selesai dikeluarkan DPMPTSP. Pihak Kantor Pos Indonesia bakal mengantarkan surat izinnya.

Semua itu bisa dilakukan dan yang terpenting syarat perizinan Standar Operasional Prosedur (SOP) sudah dipenuhi oleh pemohon.

Sayang, dalam praktiknya petugas Kantor Pos Indonesia disebut sering tersesat ketika mengantar surat izin usaha. Mereka juga kerap tidak mendapatkan alamat pemohon.

“Sejak dilakukan sampai sekarang sudah tiga kali seperti ini. Kadang kadang ada orang tetapi lain orang pemohon itu tidak lagi di sana,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin Muryanta .

Ia menerangkan kondisi demikian memaksa petugas Kantor Pos Indonesia bolak balik dari kantor DPMPTSP ke rumah pemohon.

Jika hampir tiga kali masih seperti itu, maka izin yang dibuat pemohon bakal dikembalikan ke DPMPTSP.

Tentunya instasi yang mengelola perizinan ini tidak mengalami kerugian dengan mengeluarkan izin usaha.

Namun sebaliknya kerugian ada di harga pengiriman izin tersebut. Berdasar data, harga dalam satu kali pengiriman sekitar Rp10 ribu.

Bayangkan saja ketika kejadian ini berkepanjangan maka penambahan kerugian lebih besar bisa saja terjadi.

Seyogyanya, perizinan bisa diantarkan asalkan memiliki alamat pengirim yang jelas. Sesuai dengan identitas permohon. Termasuk petunjuk lainnya.

“Kami mengimbau pemohon memberikan data selengkapnya supaya petugas Kantor Pos Indonesia lebih mudah untuk mengirim izin,” pungkasnya.

Adapun inovasi ini berlaku untuk membuat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan lainnya.

Kemudian. Mengurus perizinan melalui digital seperti oss.go.id juga bisa dilakukan. Asal terhubung dengan jaringan internet.

Semua informasi tahapan perizinan online juga akan diberitahukan melalui SMS gateway. Setelah proses perizinan selesai, akan dikirim melalui email.

Baca Juga: Menunggu Izin DPMPTSP Terbit, Cukup Duduk Santai di Rumah

Baca Juga: DPMPTSP Ungkap IMB Proyek Gedung Parkir Duta Mall Banjarmasin

Baca Juga: DPMPTSP HSS Gelar Pelatihan Service Excellence

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

OPEC Pangkas Produksi, Harga Minyak Kembali Melonjak
apahabar.com

Ekbis

Ancaman Virus Corona Tak Berdampak Signifikan Pada Sektor Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Indonesia Diprediksi Masuk Tiga Besar Ekonomi Dunia
Perdana, Pemerintah Terbitkan Obligasi Global Tenor 50 Tahun

Ekbis

Perdana, Pemerintah Terbitkan Obligasi Global Tenor 50 Tahun
apahabar.com

Ekbis

Naik Rp1.000 Usai Lebaran, Harga Emas Antam Jadi Rp917.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Menko Perekonomian: Stok Gula Pasir Akan Meningkat Pada Mei-Juni

Ekbis

Hingga September 2020, Realisasi Penerimaan Pajak Terkontraksi 14,1 Persen
apahabar.com

Ekbis

UMKM Terpuruk, Bos Minyak di Kalsel Tawarkan Solusi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com