BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Paripurna di HST Ditunda, Simak Penjelasan Wabup Berry

- Apahabar.com Sabtu, 21 Maret 2020 - 09:05 WIB

Paripurna di HST Ditunda, Simak Penjelasan Wabup Berry

30 anggota DPRD HST periode 2019-2024. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Rapat Paripurna di Hulu Sungai Tengah (HST) yang mendadak ditunda menjadi sorotan banyak pihak.

Sebelumnya, diberitakan media ini, Jumat (20/3) pukul 10.00 Wita, DPRD HST mengagendakan paripurna untuk menyampaikan hasil rapat fraksi dan ketiga komisi terkait 3 Raperda yang bakal disahkan. Namun tiba-tiba agenda itu mendadak batal digelar.

Beredar isu, penundaan itu berkaitan dengan kekhawatiran Pemkab HST. Sebab para legislatif itu belum lama tadi melakukan kunjungan ke daerah terjangkit Virus Corona atau Covid 19.

Wabup HST Berry Nahdian Forqan mengatakan penundaan itu telah disepakati bersama.

“Penundaan itu sudah menjadi kesepakatan kami (Pemkab HST) dengan dewan melalui ketua dewan,” kata Berry, kemaren (20/3) malam.

Kesepakatan yang diambil itu berdasarkan saran dari Direktur RSU Damanhuri Barabai, dr Asnal dan Kepala Dinkes HST, dr Kusudiarto.

Rupanya mereka mendatangi para legislatif yang sebelum agenda rapat itu dimulai. Melalui Ketua DPRD H Rachmadi, mereka menyosialisasikan Virus Corona atau Covid 19.

Dijelaskan Berry, sebelum Paripurna dimulai, dr Asnal bersama pihaknya dan Dinkes HST sedang menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait virus itu.

“Itu sudah menjadi SOP. Setiap orang yang baru datang dari daerah wabah (Covid 19) maka harus memeriksakan diri. Kemudian menghindari interaksi sosial dengan massa,” kata Berry.

“Berdasarkan berbagai pertimbangan yang disampaikan dr Asnal ke anggota dewan maka diambil kesepakatan itu. Jadi kami mengusulkan untuk ditunda dan disetujui (dewan melalui ketua DPRD) untuk ditunda,” tambah dia.

Berry tak menepis, penundaan itu atas usulan Pemkab HST. Hanya saja keputusan diambil atas dasar kesepakatan bersama berdasarkan pertimbangan medis.

“Memang kita mengirim orang menyampaikan pesan (penundaan) dengan pertimbangan-pertimbangan pencegahan Covid 19. Dengan penyampaian pertimbangan itu, yang disampaikan dr Asnal dan Kusudiarto kepada dewan, ketua dewan menyetujui penundaan itu. Jadi bukan kami menunda sepihak. Bagi kami ini (paripurna) pun sangat penting. karena ada pertimbangan tadi makannya kami usulkan,” tegas Berry.

Seandainya penundaan itu tak disetujui DPRD, lanjut Berry, pihaknya akan menjalankan sesuai agenda. “Kami tetap hadir. Naskah sambutan pun kita sudah siap,” kata Berry.

Sebagai bukti, Berry mencontohkan agenda pada hari yang sama pukul 14.00. Saat itu ada agenda kunker Komisi IV DRPD Provinsi Kalsel yang digelar di Auditorium Sekretariat Daerah (Setda) atau Kantor Bupati HST.

“Sebelumnya, kami sudah usulkan hal yang sama untuk dibatalkan. Tapi mereka tidak setuju. Akhirnya kami (Pemkab HST) sepakati menghadiri. Jangan dibandingkan, kok di sana (DPRD HST) tidak dihadiri, tapi di sini tetap ada pertemuan. Kami tetap menghargai dan menghormati undangan pertemuan, makanya kami usulkan dulu. Ketika usulan diterima maka kita tunda. Kalau tidak, kita jalankan sesuai rencana awal. Begitu penjelasannya,” terang Berry.

Perlu diketahui, SOP diambil berdasarkan instruksi presiden, kementerian dan gubernur untuk menanggulangi wabah Covid 19.

Sesuai SOP, pencegahan pendemik itu dilakukan bagi orang yang melakukan perjalanan ke luar kota/kabupaten, terlebih di daerah terjangkit Covid 19.

Atas dasar itu, oleh Dinkes, ke 30 anggota legislatif diperiksa kesehatannya dan dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Karena ke 30 anggota dewan ini datang dari daerah terjangkit kami menetapkan ODP selama 14 hari dan mengimbau untuk tetap di rumah selama masa itu,”kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes HST, Salahuddin.

Ketua DPRD HST, H Rachmadi mengatakan memang mendapat imbauan dari pemerintah setempat sebelum menggelar rapat. Tujuannya untuk menghindari interaksi sosial dengan massa terkait penanganan Covid 19.

“Kami terima penundaan itu dengan kebersamaan untuk menjaga kondisi yang kondusif. Untuk penundaan kami belum menentukan sampai kapan,” kata Rachmadi.

Rachmadi serta anggota legislatif lainnya juga telah diperiksa oleh pihak rumah sakit.

“Anggota dewan yang baru datang kunker di Jakarta, hasil pemeriksaan kesehatan sementara yang dilaksanakan tadi pagi, masih dalam keadaan sehat,” tegas Rachmadi.

Rachmadi pun siap menerima instruksi dari pihak rumah sakit, agar anggota dewan membatasi interaksi sosial yang sifatnya massa dan berdiam diri di rumah.

“Sosialisasi dari Direktur RSUD H Damanhuri, dr Asnal tadi untuk menghindari penyebaran, kami diminta agar tidak keluar rumah jika tidak penting. Makanya saya memilih berdiam di rumah saja,” kata Rachmadi.

Dia pun memastikan legislatif tidak melakukan kunjungan kerja dalam jangka waktu dekat ini.

“Hingga akhir bulan kami tidak melakukan kunjungan. Tidak ada agenda kunjungan,” tutup Rachmadi.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

KNPI Kalsel Usul Pilkada Serentak Digelar 2022
apahabar.com

Kalsel

Di Tanbu, Yayasan Haji Maming Serahkan Ratusan APD dan Ribuan Alat Rapid Test
apahabar.com

Kalsel

Kurang Sosialisasi, Asuransi Pertanian Tak Sesuai Target
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19, Kabiro Hukum Pemprov Kalsel Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Singgah di Banjarmasin, Kenali KRI Fatahillah Fregat Modern Andalan TNI
apahabar.com

Kalsel

Disiapkan untuk Lokasi Ibu Kota, Dewan Kalsel: Tidak Percaya Lahan Siap Tanpa Pembebasan
apahabar.com

Kalsel

Tak Ada Alat Uji Corona di Kalsel, DPR RI Perjuangkan Anggaran di Pusat
apahabar.com

Kalsel

Menuju Pilkada Banjarbaru, Ovi Minta Restu Followers Instagram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com