Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Pasar Murah Ditiadakan Sementara

- Apahabar.com Senin, 23 Maret 2020 - 18:52 WIB

Pasar Murah Ditiadakan Sementara

Ilustrasi pasar murah. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Menindaklanjuti imbauan pemerintah terkait pembatasan sosial (Social Distancing), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalimantan Selatan menunda sementara program even pasar murah.

“Kami siap melaksanakan, tapi kami juga punya kewajiban melindungi karyawan turun ke lapangan dengan risiko bertemu banyak orang,” ungkap Kepala Disperindag Kalsel, Birhasani di Ruang Kerjanya, Senin (23/3) siang.

Di tengah kelangkaan sejumlah komoditi bahan pokok, pihaknya tak ingin penyebaran virus terjadi akibat mengindahkan peraturan pemerintah tentang menjaga jarak satu sama lain.

Untuk diketahui, tiga komoditi yang saat ini cukup sulit didapatkan adalah gula, bawang merah dan bawang putih.

“Covid-19 sudah sangat mempengaruhi perdagangan. Tiga komoditi itu sangat tergantung dengan luar daerah bahkan luar negeri,” bebernya.

Walau ditunda hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan, Disperindag Kalsel tetap melakukan persiapan untuk gelar pasar murah ini.

Menjelang masuknya bulan Ramadan, pihaknya akan berupaya menjaga ketersediaan bapok dan terus berkoordinasi dengan para distributor.

“Kita minta pedagang besar atau distributor untuk rajin berkomunikasi dengan mitra langganannya. Peran kami membantu mencarikan solusinya,” jelas dia.

Disperindag juga telah melakukan imbauan kepada seluruh Bupati/Wali Kota terkait pembatasan jumlah penjualan untuk menyesuaikan situasi dan kondisi saat ini.

“Maksudnya kalau barang itu langka, silakan Bupati membatasi. Kalau menurut mereka kelebihan, bisa lakukan kerjasama perdagangan,” ungkapnya.

Terkait kerjasama perdagangan, Birhasani menekankan agar kepala daerah masing-masing melakukan pemetaan terlebih dahulu.

Disperindag akan memfasilitasi untuk sumber pembelian bapok yang diperlukan.

“Buat pemetaan ketersediaan, berapa yang diperlukan, apa yang kurang, yang terpenting cari pedagang yang mau beli,” pungkasnya

Reporter: Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kembangkan UMKM di Kotabaru, Kadin Gandeng Jamrkrindo Syariah
apahabar.com

Ekbis

Biaya Transfer Uang Turun, Ini Paparan BI

Ekbis

Miliaran Rupiah Menguap, Imbas Pembebasan Pajak Hotel di Banjar
apahabar.com

Ekbis

Lenovo Rilis Ponsel Pertama Snapdragon 855 dan RAM 12GB Januari Mendatang
apahabar.com

Ekbis

Kelapa Sawit Indonesia Dilirik Peru, Gapki Kalsel: Pasar Potensial
Layanan Bank Indonesia Tetap Jalan Selama PSBB

Ekbis

Layanan Bank Indonesia Tetap Jalan Selama PSBB
apahabar.com

Ekbis

Timur Tengah Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah Tembus Rp14.000 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Dewan Berkonsutasi Soal Kopi dan Coklat ke Kementerian Pertanian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com