Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Pasien Positif Corona di Samarinda Pernah Ikuti Pertemuan di Bogor

- Apahabar.com Rabu, 18 Maret 2020 - 23:01 WIB

Pasien Positif Corona di Samarinda Pernah Ikuti Pertemuan di Bogor

PT Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi M Ishak saat memberikan keterangan resmi kepada awak media Rabu (18/03) malam. Foto-Antara/Arumanto

apahabar.com, SAMARINDA – Satu orang warga Samarinda, Kalimantan Timur yang telah dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 diketahui sebelumnya sempat mengikuti pertemuan di Bogor, Jawa Barat.

Plt Direktur RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda, Dr David Hariadi kepada awak media di Samarinda, Rabu (18/03) malam, menjelaskan bahwa berdasarkan contact tracking (pelacakan kontak) bahwa pasien tersebut memang benar sebelumnya sempat mengikuti pertemuan di Bogor, bersama dengan pasien dari Solo yang dinyatakan meninggal karena corona.

“Pasien ini sebenarnya cukup proaktif, setelah mereka mengetahui salah satu rekannya dari Solo meninggal melalui grup di media sosial, mereka langsung melaporkan di saluran 112 untuk diperiksa oleh tim medis dari Dinkes Kota Samarinda, dan setelah itu dirawat di ruang isolasi RSUD AWS,” jelasnya.

Dr David memastikan bahwa saat penjemputan pasien tersebut, sejumlah petugas medis sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri.

“Saat ini perkembangan kondisi pasien sudah mulai membaik, dan karena keluhannya terkait batuk dan pilek maka dokter yang diturunkan adalah tim dokter paru- paru,” jelasnya.

Pasien yang sudah dinyatakan positif terkonfirmasi virus corona tersebut, dikatakan Dr David ditempatkan dalam kamar yang berbeda dengan dua pasien lainnya yang saat ini masih menunggu hasil pengujian laboratorium.

“Semua pasien PDP kita rawat di Ruang Tulip, hanya saja yang sudah dinyatakan positif kita tempatkan dalam kamar yang terpisah,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi M Ishak menambahkan satu pasien yang dinyatakan positif, diketahui berangkat ke Kota Bogor bersama dengan tiga rekannya dari Kota Balikpapan.

” Saat ini ketiga rekannya tersebut masih menjalani perawatan di RSUD di Balikpapan dan masih menunggu hasil uji laboratorium,” jelasnya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kaltim Bak Indonesia Mini, Warga Papua Tak Perlu Khawatir
apahabar.com

Kaltim

Proyek Kilang Minyak Pertamina, Gubernur: Tenaga Lokal Tanpa Tes
apahabar.com

Kaltim

Operasional KEK Maloy Jadi Syarat Wajib Datangkan Investor ke Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim Siap Lanjutkan Proyek Kereta Api Borneo
apahabar.com

Kaltim

Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 197 Kasus
apahabar.com

Kaltim

Demo Tolak Omnibus Law di Kaltim, AJI Kecam Kekerasan terhadap 5 Jurnalis
apahabar.com

Kaltim

Hijaukan Lingkungan Mapolres, Polres PPU Tanam Berbagai Jenis Pohon
apahabar.com

Kaltim

Samarinda Masih Dikepung Banjir, Ribuan Jiwa Terdampak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com