Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Pemerintah Tetapkan Tambahan 4 Hari libur Cuti Bersama 2020

- Apahabar.com Senin, 9 Maret 2020 - 16:11 WIB

Pemerintah Tetapkan Tambahan 4 Hari libur Cuti Bersama 2020

Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendy (kiri) menyaksikan tiga menteri menandatangani Surat Keputusan Bersama terkait tambahan hari libur 2020 di Jakarta, Senin (09/03). Foto - Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah secara resmi menetapkan tambahan 4 hari libur atau cuti bersama pada 2020 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang ditandatangani di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PMK.

“Hari ini telah ditetapkan dan ditandatangani bersama oleh tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB),” kata Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendy di Jakarta, Senin (09/03).

Ia mengatakan melalui rapat tersebut telah dirumuskan untuk menambah empat hari libur pada 2020 yang semula ditetapkan sebanyak 20 hari menjadi 24 hari.

Empat tambahan hari libur yang disepakati tersebut ialah 28 dan 29 Mei sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2020, 21 Agustus sebagai cuti bersama Tahun Baru Hijriah serta 30 Oktober sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Penetapan libur 2020 tersebut, kata dia, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi agar hari libur pada tahun ini untuk dievaluasi kembali bersama kementerian terkait.

Ia menjelaskan pertimbangannya ialah penetapan hari libur atau cuti yang tepat akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian nasional.

Kemudian, hari libur juga akan dapat digunakan oleh masyarakat di Tanah Air untuk lebih saling mengenal atau saling tahu dalam rangka membangun Indonesia sentris dan kesatuan Indonesia.

“Maka hendaknya hari libur ini bisa dimanfaatkan oleh semua pihak,” ujar dia.

Secara umum, pemerintah merumuskan kembali kategori hari libur yang akan diatur kemudian dalam Peraturan Presiden. Pertama, hari libur nasional yang selama ini dikenal sebagai hari libur yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 251 tahun 1967 sebagaimana telah diubah dengan Keppres nomor 3 tahun 1983.

Kemudian hari libur bersama, yaitu hari yang diliburkan sesuai keputusan pemerintah dengan pertimbangan khusus dan alasan tertentu.

Terakhir, cuti bersama yaitu hari libur yang menggunakan hak cuti yang dimiliki oleh pegawai atau pun karyawan. Adapun untuk Aparatur Sipil Negara, hal tersebut disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017.(Ant)

Baca Juga: Cuti Bersama 2020 Ditambah, Benarkah?

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Lompat dari Jalan Layang Medan Diduga Mau Bunuh Diri
apahabar.com

Nasional

BMKG: Gempa 7,0 SR di Maluku Utara Jenis Dangkal
apahabar.com

Nasional

10 Ordo Tanah Dunia Ada di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Amplop Laris Manis di Banjarmasin, Waspada Serangan Fajar..!
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Serangan Kamp Militer di Niger: Belasan Tentara Tewas, Empat Hilang
apahabar.com

Nasional

Polda Metro Selidiki Mobil Pemasok Makanan Hingga Molotov ke Perusuh Demo Omnibus Law
apahabar.com

Nasional

Dua Pembegal Perwira Marinir di Jakarta Pusat Ditangkap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com