‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air




Home Kalsel

Senin, 30 Maret 2020 - 16:47 WIB

Pemkab Barut Siapkan Rp10 Milyar Tangani Covid-19 

Redaksi - Apahabar.com

Juru bicara Gugus Tugas penanggulangan Corona Barito Utara Kalimantan Tengah Siswandoyo didampingi Kadis Kominfo Imam Topik pada jumpa Pers,  Senin (30/3).
Foto-apahabar.com/Nasution

Juru bicara Gugus Tugas penanggulangan Corona Barito Utara Kalimantan Tengah Siswandoyo didampingi Kadis Kominfo Imam Topik pada jumpa Pers, Senin (30/3). Foto-apahabar.com/Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Meski tidak ada masyarakat yang positif terinfeksi Corona, namun Pemerintah Kabupaten Barito Utara serius dalam penanganannya. Mereka sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp10 Milyar.

Dana tersebut dialokasikan untuk pembayaran insentif bagi tenaga medis sebagai ganda terdepan penanganan virus covid-19 dan bagi masyarakat tergolong miskin dengan pembagian sembako.

Untuk pemberian insentif tenaga medis, jumlah yang diterima bervariasi sesuai dengan jabatan dan untuk pembagian sembako pemerintah daerah disalurkan  melalui Bulog  dan Dinas Sosial,  Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Khusus untuk Maret 2020, PDAM Muara Teweh juga akan menggratiskan pembayaran bagi warga tidak mampu dengan kategori yang sudah ada dari BPBD, melalui koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan desa.

Baca juga :  Mengintip Progres Jembatan Pulau Bromo Banjarmasin

Juru bicara Gugus Tugas penanggulangan Corona Barito Utara Kalimantan Tengah Siswandoyo didampingi Kadis Kominfo Imam Topik pada jumpa Pers,  Senin (30/3) menerangkan,  kebijakan  tersebut berdasarkan hasil rapat yang dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati,  Sekda serta beberapa dinas atau instansi terkait.

Dengan demikian, masyarakat yang tergolong miskin dapat terbantu sehingga anjuran untuk tidak keluar rumah ada solusinya.

Hingga hari ini, jumlah RSUD Palangka Raya Doris Sylvanus. Terdapat 7 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP)  sebanyak 1 orang.

Baca juga :  Dia Achmad Faruky, Jacklyn Choppers-nya Polres Tapin

7 orang OPD tersebut berasal dari Kecamatan Teweh Tengah. Satu di antaranya mendapatkan observasi di RSUD Muara Teweh . Sedangkan PDP pada mulanya sebanyak 3 orang, namun 2 orang dinyatakan negatif dan satunya masih menunggu hasil laboratorium di Jakarta.

Adapun ODP sebelumnya sebanyak 11 orang, setelah batas waktu yang ditentukan ternyata beberapa orang di antaranya tidak ada gejala virus Corona, sehingga tersisa hanya 7 orang.

Reporter: AHC17 
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kukuhkan 5 Guru Besar Sekaligus, Rektor ULM: Ini Belum Pernah Terjadi
apahabar.com

Kalsel

Bangun Siring Muara Kelayan, Pedagang Beras Akhirnya Bersedia Lepas Lahan
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Nyawa Melayang Gara-Gara Duit Ganti Lahan Sungai Gardu II
apahabar.com

Kalsel

Jelang New Normal, Bang Dhin Minta Sekolah di Kalsel Tidak Pasif
apahabar.com

Kalsel

Etnomusikolog Asal California Terpukau dengan Keindahan Pegunungan Meratus
apahabar.com

Kalsel

Aksi di Jalan A Yani Banjarmasin, Sebernet Berbagi Nasi Bungkus untuk Dhuafa
apahabar.com

Kalsel

Di Pulau Laut Kotabaru, Kapolda Kalsel Minta Semua Desa Jadi Kampung Tangguh Banua

Kalsel

Kebakaran Pasar Batuah, Warga Dengar 3 Kali Bunyi Ledakan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com