Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Perangi Covid-19, Polres HST Terjunkan AWC

- Apahabar.com Sabtu, 28 Maret 2020 - 19:54 WIB

Perangi Covid-19, Polres HST Terjunkan AWC

Gugus Tugas Covid-19 HST tengah menyiapkan cairan disinfektan untuk dimuat di AWC, Sabtu (28/3). Foto: Husini for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Gugus Tugas Penanganan Corona (Covid-19) Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menyemprotkan cairan disinfektan.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini gugus tugas menggunakan Armoured Water Cannon (AWC) milik Polri yang memiliki kapasitas ribuan liter.

Peralatan milik Polres HST itu diturunkan guna menyemprotkan anti-bakteri itu di jalan-jalan Kota Barabai, Sabtu (28/3).

“Sasaran kita kali ini yakni Lapangan Dwi Warna dan jalan di seputaran Kota Barabai,” kata Kapolres AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Polres HST, M Husaini kepada apahabar.com.

Husaini berharap dengan penyemprotan itu rantai penyebaran Covid-19 bisa diputus. Sisi lain, ia meminta masyarakat tak panik akan wabah virus Wuhan itu.

“Tetap tenang, ikuti sosialisasi dari pemerintah bagaimana menghadapi wabah ini,” kata dia.

Sebelumnya gugus tugas yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD dan Satpol PP di HST juga men-disinfektan kantor-kantor dan tempat-tempat ibadah di HST.

Sejak ditetapkannya status siaga menjadi tanggap darurat Covid 19 Pemkab melalui gugus tugas aktif memberikan sosialisasi dengan mengimbau masyarakat HST selalu hidup bersih dengan menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Setidaknya ada delapan imbauan yang dibuat Pemkab HST untuk memutus penyebaran Covid-19. “Yang utama selalu berdoa dan meningkatkan keimanan,” kata Bupati HST HA Chiaransyah.

Selain itu, Pemkab juga telah mengeluarkan kebijakan untuk menghindari perkumpulan dengan orang banyak, termasuk meniadakan kegiatan belajar-mengajar dalam kelas selama 14 hari. Terhitung sejak 24 Maret tadi.

“Utamakan diam di rumah jangan bepergian,” kata Bupati.

Kebijakan itu didukung oleh Polres dan Kodim 1002 Barabai.

Polisi juga mengimbau warga agar tak menyetok atau membeli bahan pokok secara berlebihan serta tak menyebar hoaks terkait wabah itu.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PDIP Tala Bagi Daging Kurban Sesuai Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Reaktif di Tes Kilat, 2 Alumnus Gowa di Banjarbaru Negatif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Penutupan U-Turn Depan ULM Dinilai Tak Ampuh Urai Kemacetan
apahabar.com

Kalsel

Himpunan Mahasiswa Islam Banjarmasin Tolak Revisi UU KPK

Kalsel

Banjir Pagi Ini Bikin Warga Tapin Kembali Elus Dada!
apahabar.com

Kalsel

Polres Banjar Ungkap Data Kasus Narkoba di 2019
apahabar.com

Kalsel

Iqbal Yudian Noor Siap Bertarung di Pilkada Kotabaru?
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Berharap Kalsel Expo Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com