Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Permudah Proses, Kemenag Buka Pendaftaran Nikah Daring

- Apahabar.com Selasa, 31 Maret 2020 - 14:16 WIB

Permudah Proses, Kemenag Buka Pendaftaran Nikah Daring

Ilustrasi menikah. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Perpanjangan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi PNS sampai 21 April 2020, berimbas pada pelayanan pada masyarakat.

Kebijakan itu juga berdampak pada Kementerian Agama untuk layanan di Kantor Urusan Agama, utamanya terkait layanan pencatatan nikah.

Dikutip dari republika.co.id, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin memastikan layanan pencatatan nikah tetap berjalan. Namun, kebijakan itu berlaku khusus bagi calon pengantin yang sudah mendaftar sebelum kebijakan WFH.

Bagaimana dengan yang sekarang atau selama WFH akan mendaftar? Kamaruddin meminta masyarakat mendaftar secara daring melalui situs simkah.kemenag.go.id.

“Untuk saat ini, karena kebijakan WFH bagi semua pegawai Kemenag hingga tingkat KUA, maka pelayanan pencatatan nikah dilaksanakan bagi mereka yang sudah mendaftar,” ujar Kamaruddin, Selasa (31/03).

Seiring upaya pemerintah mencegah penyebaran wabah Covid-19, Kamaruddin mengimbau calon pengantin melakukan perencanaan ulang terkait acara pernikahannya dengan memperhatikan kondisi tanggap darurat saat ini.

“Jika memungkinkan, waktu seremonial acara pernikahan dijadwal ulang sehingga prosesnya bisa berjalan dalam suasana dan kondisi yang lebih baik,” ucap Kamaruddin.

Berikut ini, tahapan yang dilakukan saat akan mendaftar layanan pencatatan nikah secara online. Pertama, calon pengantin diminta membuka situs simkah.kemenag.go.id. Selanjutnya, calon pengantin bisa memilih tulisan ‘daftar nikah’.

Dalam opsi tersebut, calon pengantin diminta memilih lokasi menikah, baik provinsi/kabupaten/kota/kecamatan serta tanggal dan jam menikah. Setelahnya, calon pengantin memasukkan data calon suami dan calon istri.

Berikutnya, calon pengantin diminta melengkapi dokumen pernikahan, memasukkan nomor ponsel, dan mengunggah foto. Terakhir, calon pengantinmencetak bukti pendaftaran.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Panitia Sediakan 78 Dapur Umum di Haul Sekumpul ke-14, Berikut Perinciannya
apahabar.com

Habar

MUI Ajak Sambut Baik Ramadan Meski di Tengah Wabah
apahabar.com

Habar

7 Hal Menarik di Haul Abah Guru Sekumpul Tahun Ini
apahabar.com

Habar

Tiba di Arafah, Jemaah Batola Tempati Maktab 76
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul ke-14, Dinkes Siapkan 800 Tim Kesehatan
apahabar.com

Habar

Imam Masjid Nigeria Diculik Bandit Bersenjata
apahabar.com

Habar

Manuskrip Fatwa Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Ditemukan
apahabar.com

Habar

Malam Ganjil Ramadan Terakhir, Warga Banjarmasin Salat Malam dengan Getir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com