Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Polemik Tapping Box, Rocket Chicken Diminta Legawa

- Apahabar.com Kamis, 19 Maret 2020 - 10:20 WIB

Polemik Tapping Box, Rocket Chicken Diminta Legawa

Ilustrasi Rocket Chicken. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Banjarmasin bersikukuh memasang tapping box di seluruh bisnis waralaba.

Melalui proses yang alot Rocket Chicken akhirnya memperbolehkan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) memasang kembali alat perekam data transaksi online itu.

Padahal semula mereka dirugikan dengan kebijakan pemantauan pajak 10% itu. Apalagi penghasilan mereka menurun sekitar 18 persen.

Ketentuan tersebut seiring dengan kedatangan perusahaan di bidang Fast Food Restaurant ini ke Kantor Bakeuda pada Rabu (12/3).

Kedatangan mereka agar kebijakan pemasangan tapping box dievaluasi pemerintah.

“Sudah kembali seperti semula, mereka (Rocket Chicken) bersedia dipasang tapping box,” ujar Kepala Bakeuda Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil kepada apahabar.com.

Subhan menerangkan kesepakatan Rocket Chicken dan Bakeuda kemarin tidak terlaksana dengan baik.

Lalu akhirnya Bakeuda memantau penghasilannya mereka secara manual. Tujuan dari pemasangan tapping box adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemerintah hendak mendorong transparansi pembayaran pajak oleh wajib pajak.

“Jika perhitungan manual apabila saat penetapan pajak ternyata tingkat kunjungan mereka tinggi, akhirnya mereka sendiri yang rugi. Tapi jika real itu sesuai berapa yang mereka dapat yang harus dibayarkan,” tegasnya.

Subhan mengakui bahwa Rocket Chicken adalah salah satu penyumbang pajak terbesar di Kota Seribu Sungai.

Dari semua gerai, Rocket Chicken membayar pajak Rp300 juta dalam sebulan.

Artinya omzet yang diperoleh Rocket Chicken bagus, tetapi tergantung letak atau lokasi gerai itu sendiri.

Berdasar data Bakeuda, ada gerai yang mendapatkan penghasilan Rp3 juta hingga Rp24 juta per bulan.

“Kami mengakomodir uji petik mereka dan akan ditetapkan sebagai jabatan pajak yang mereka bayar sesuai kebijakan,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Terdampak Pandemi, Indocement Optimistis Penjualan Meningkat di Semerter II
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini, Harga Emas Antam Naik Rp 8.000 Per Gram
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Kamis Pagi Menguat 20 Poin
apahabar.com

Ekbis

Sriwijaya Air Batalkan Sejumlah Penerbangan, Ratusan Penumpang Terlantar
apahabar.com

Ekbis

Mantap, Jelang Pemilu Rupiah Sudah Terbaik di Asia!
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Rp14.129 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Program Akhir Tahun, Tawarkan Honda New Brio DP Rp 1 Juta
apahabar.com

Ekbis

Pusat Perbelanjaan di Banjarmasin Mulai Diserbu Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com