Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Polisi Beber Motif Pembacokan di Sebanti Kotabaru

- Apahabar.com Kamis, 5 Maret 2020 - 14:07 WIB

Polisi Beber Motif Pembacokan di Sebanti Kotabaru

Ilustrasi pertikaian berdarah. Foto: Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Polisi akhirnya mengungkap motif pertikaian berdarah di Kotabaru.

“Pelaku KI (43) dan korban MI (42) merupakan warga yang tinggal satu RT, di Desa Sebanti, Kecamatan Pulau Laut Barat,” ujar Kasat Reskrim, Iptu Imam Wahyu Pramono, melalui Kapolsek Pulau Laut Barat, Akp Joko Purwanto dihubungi Kamis (5/3).

Menurut Joko, keduanya tinggal bertetangga. Namun, hubungannya kurang baik. Itu berlangsung sejak lama.

Baca Juga: Lagi, Pertikaian Berdarah Terjadi di Kotabaru

“KI, dan MI tinggal berdekatan. Rumah mereka posisinya juga berhadapan. Tapi, sayangnya keduanya tidak berkecocokan dari dulu,” ujarnya.

Selain itu, kata Kapolsek, sebelum pertikaian berdarah terjadi, anak perempuan KI berkunjung ke rumah korban MI. Niatnya, menemui anak MI, karena mereka berteman. Puteri KI dan MI, usianya sama sekitar 19 tahun.

Namun, kemarahan KI memuncak seketika lantaran MI mengeluarkan perkataan menyinggung kepada puterinya.

Saat itu, MI hanya bilang ke puteri KI. “Kenapa ikam [kamu] ke sini. Sedangkan bapak kada pernah menjajak [menginjak] rumah ini.”

Mendengar kalimat itulah, KI keluar rumah dan mendatangi MI di rumahnya. KI tidak banyak komentar di hadapan MI. Ia hanya berucap, ‘Siapa yang ikam padahi [kamu bilangin] kaya itu.’

Saat itu sempat terjadi cekcok mulut antara KI dan MI, hingga kemarahan KI memuncak. Dia mencabut sebilah parang dari kumpangnya yang sudah dibawa dari rumah.

Secara spontan, KI menebaskan parangnya ke arah MI. Sabetan parang itu tepat melukai MI di bagian punggung.

Tidak sampai di situ, KI masih saja menyerang MI. Hingga sabetan parang KI kembali mendarat di bagian lengan MI.

Menyaksikan kondisi MI bersimbah darah, KI lantas bergegas pergi meninggalkan MI.

“Nah, dalam kondisi badan berlumuran darah, MI dilarikan ke RSUD Kotabaru untuk mendapatkan penanganan intensif pihak medis,” terang Kapolsek Joko.

Sebelumnya, Kasat Reskrim menyebutkan, saksi yang menyaksikan kejadian tersebut melaporkan ke Mapolsek Pulau Laut Barat, dan langsung ditindaklanjuti.

“Usai menerima laporan anggota Polsek langsung turun tangan. Sekitar satu jam setelah kejadian, KI berhasil diamankan, dan digiring ke Mapolsek untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” terang Imam.

Akibat ulah brutalnya, KI dikenakan polisi pasal 351, ayat 2 KUHP, atas pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Ia terancam kurungan penjara paling lama lima tahun.

Baca Juga: Segera Diadili, Eks KPU Banjarmasin Masih Mengelak Cabuli Siswa

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ikut Melepas 450 Personel TNI, Ini Harapan Wakil Ketua DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sempat Disorot, Tim Satgas Covid-19 Kotabaru Kalsel Kembali Tinjau RS Karantina Stagen

Kalsel

VIDEO: Aspirasi BEM se-Kalsel Sudah ke DPR dan DPD RI
apahabar.com

Kalsel

Pertama di Kalsel, Kepengurusan E-Sport Batola Sah Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Pantau Suasana Pelabuhan Trisakti
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Haul Guru Sekumpul, Mahasiswa Turut Angkut Sampah
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Pengendara Roda Dua Terjaring Razia di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Nyalon di Pilwali, Bawaslu Periksa Kepala Dinas PUPR Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com