Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Positif Corona di Kalteng Bertambah Jadi Tiga

- Apahabar.com Selasa, 24 Maret 2020 - 20:21 WIB

Positif Corona di Kalteng Bertambah Jadi Tiga

RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Jumlah pasien positif Virus Corona (Covid-19) di Kalimantan Tengah bertambah lagi. Dari semula dua kini menjadi tiga orang.

“Pasien yang baru ini tidak punya keluarga, berasal dari Kota Palangka Raya,” kata Wakil Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, dr Suyuti Syamsul, Selasa (24/3).

Saat ini pasien itu sudah diisolasi di RS Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dipantau lebih intensif kondisi kesehatannya.

Begitu juga dengan dua pasien positif lainnya, masih menunggu hasil laboratorium.

Direktur RS pun ODP 

Selain pasien positif itu jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kalteng dilaporkan ikut bertambah.

Terjadi peningkatan PDP sebanyak 9 orang, yakni dari Kota Palangka Raya 6 orang, dan Kabupaten Sukamara, Kapuas dan Murung Raya masing-masing satu orang. Sehingga total PDP 48 orang.

“Yang sedang dalam perawatan di ruang Isolasi Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) dan Rumah Sakit Doris Sylvanus (RSDS) kondisinya sampai saat ini masih distabilkan,” ujarnya.

Tak hanya itu saja untuk orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah 16 orang. Semula 220 menjadi 236 orang. Terbanyak dari Kota Palangka Raya sebanyak 75 orang dan Kabupaten Kotawaringin Barat 54 orang.

“Barangkali banyak yang bertanya-tanya mengapa tiba-tiba Palangka Raya dan Kotawaringin Barat ODP tiba-tiba meningkat drastis,” tulis Suyuti di akun Facebook miliknya.

Peningkatan itu terjadi karena sebagian tenaga medis dan perawat serta petugas kebersihan yang bekerja untuk PDP maupun pasien positif Covid-19 telah dimasukkan juga sebagai ODP. Bahkan direktur RS pun juga sudah menjadi ODP.

‘Pengertian dan kerja sama bapak-ibu untuk tinggal di rumah, rajin cuci tangan dan menjaga jarak dengan orang lain. Saat ini semakin penting agar sistem layanan kesehatan kita tidak ikut tumbang. Tumbangnya sistem layanan kesehatan tidak hanya akan membahayakan para penderita Covid-19 tetapi juga penderita penyakit lainnya,” tegasnya.

Reporter: Ahc23
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Hendak Kembali ke Jawa, Puluhan Santri asal Kobar Di-Rapid Test
apahabar.com

Kalteng

Kecewa, Akar Bajakah Dilarang Keluar Kalteng
apahabar.com

Kalteng

2 Dokter di Kalteng PDP Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Sakit Paru-Paru, Satu Lagi Jemaah Haji Kalteng Meninggal Dunia
Isu Corona Meluas, Masker di Apotek Muara Teweh Habis

Kalteng

Isu Corona Meluas, Masker di Apotek Muara Teweh Habis
apahabar.com

Kalteng

Paduan Suara di Istana, 4 Siswa Asal Barut Wakili Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Di Sela Pengamanan PSBB, Personel Ditlantas Polda Kalteng Salurkan Sembako
apahabar.com

Kalteng

BPJS Muara Teweh Tak Bayar Klaim, RSUD Ngutang Kas Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com