Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang Jumlah Kesembuhan Covid-19 di Tanbu Capai 5.593 Pasien KPK Obok-Obok Rumah Bupati HSU, Kapolres Angkat Suara

Presiden Jokowi: Pembatasan Sosial Perlu Didampingi Kebijakan Darurat Sipil

- Apahabar.com     Senin, 30 Maret 2020 - 16:06 WITA

Presiden Jokowi: Pembatasan Sosial Perlu Didampingi Kebijakan Darurat Sipil

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai penanggulangan Covid-19 melalui telekonferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/03). Foto-Sekretariat Presiden-Muchlis Jr

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa penerapan pembatasan sosial berkala besar untuk mengendalikan penularan Covid-19 perlu didampingi dengan kebijakan darurat sipil.

“Saya minta pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin dan lebih efektif lagi, sehingga tadi juga sudah saya sampaikan bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil,” katanya saat menyampaikan pengantar dalam rapat terbatas mengenai penanggulangan Covid-19 yang diselenggarakan melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/03).

Jokowi mengemukakan perlunya penyiapan peraturan yang lebih jelas sebagai panduan bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota guna mendukung penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar dalam upaya mengendalikan penularan COVID-19.

“Dan saya ingatkan kebijakan kekarantinaan kesehatan, termasuk karantina wilaya,h adalah kewenangan pemerintah pusat, bukan kewenangan pemerintah daerah,” kata Jokowi menegaskan.

Jokowi berharap seluruh menteri dalam kabinetnya memastikan pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki visi yang sama dan mengambil kebijakan yang selaras dalam upaya mengendalikan penularan virus corona.

​​​​​Seluruh kebijakan yang berkenaan dengan pencegahan dan penanggulangan COVID-19, Presiden mengatakan, mesti diambil dengan memperhitungkan dampaknya terhadap kesehatan, sosial, dan ekonomi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Garang di Lapangan, Ratusan Polisi India Terinfeksi Covid-19 
raffi ahmad

Nasional

Tak Jaga Prokes Habis Divaksin, Istana Tegur Raffi Ahmad
apahabar.com

Nasional

Kawat Berduri Pagari Gedung KPU Jelang Aksi GERAK
UMP 2021

Nasional

Daftar Lengkap UMP 2021 di 34 Provinsi, Kalsel Rp 2.877.448
apahabar.com

Nasional

Wacana Pajak Pesepeda, Kemenhub Blak-blakan
apahabar.com

Nasional

Kaltim Siapkan Lahan Khusus, Antisipasi Urbanisasi Jika Jadi Ibu Kota

Nasional

Dua Oknum Guru Cabuli Siswanya Akhirnya Dipecat
apahabar.com

Nasional

Jubir PKS Muda: Pada 22 Mei, Kedepankan Kepentingan Bangsa di Atas Kepentingan Golongan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com