Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Presiden Jokowi: Pembatasan Sosial Perlu Didampingi Kebijakan Darurat Sipil

- Apahabar.com Senin, 30 Maret 2020 - 16:06 WIB

Presiden Jokowi: Pembatasan Sosial Perlu Didampingi Kebijakan Darurat Sipil

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai penanggulangan Covid-19 melalui telekonferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/03). Foto-Sekretariat Presiden-Muchlis Jr

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa penerapan pembatasan sosial berkala besar untuk mengendalikan penularan Covid-19 perlu didampingi dengan kebijakan darurat sipil.

“Saya minta pembatasan sosial berskala besar, physical distancing, dilakukan lebih tegas, lebih disiplin dan lebih efektif lagi, sehingga tadi juga sudah saya sampaikan bahwa perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil,” katanya saat menyampaikan pengantar dalam rapat terbatas mengenai penanggulangan Covid-19 yang diselenggarakan melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (30/03).

Jokowi mengemukakan perlunya penyiapan peraturan yang lebih jelas sebagai panduan bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota guna mendukung penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar dalam upaya mengendalikan penularan COVID-19.

“Dan saya ingatkan kebijakan kekarantinaan kesehatan, termasuk karantina wilaya,h adalah kewenangan pemerintah pusat, bukan kewenangan pemerintah daerah,” kata Jokowi menegaskan.

Jokowi berharap seluruh menteri dalam kabinetnya memastikan pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki visi yang sama dan mengambil kebijakan yang selaras dalam upaya mengendalikan penularan virus corona.

​​​​​Seluruh kebijakan yang berkenaan dengan pencegahan dan penanggulangan COVID-19, Presiden mengatakan, mesti diambil dengan memperhitungkan dampaknya terhadap kesehatan, sosial, dan ekonomi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Diduga Stres, Kejiwaan Istri Pemukul Suami Penderita Stroke Diperiksa
apahabar.com

Nasional

Prabowo Temui Jokowi di Istana Merdeka, Bahas Menteri?
apahabar.com

Nasional

Jaket Wajah Jokowi, Simak Cerita Pembuatnya
apahabar.com

Nasional

WN China Positif COVID-19 Sempat Inap di Denpasar

Nasional

Jalan dan Rumah-Rumah Tenggelam di Kukar, Jatam: Akibat Tambang
apahabar,com

Nasional

Ketua GP Al Washliyah Sorot Video Mesum Mahasiswi Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Imbas Covid-19, MTQ Nasional 2020 Diundur Akhir Tahun
apahabar.com

Nasional

Pilkada Serentak 2020, KPU Jamin Hak Pilih Pasien Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com