Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Pria Bersenpi, Peneror Penjaga Hutan di Kotabaru Akhirnya Tertangkap

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 20:49 WIB

Pria Bersenpi, Peneror Penjaga Hutan di Kotabaru Akhirnya Tertangkap

Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin memamerkan barang bukti hasil penangkapan MD, di antaranya sepucuk revolver, dan beberapa amunisi kaliber 22, Selasa siang. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Lama buron, Peneror Kepala KPH Pulau Laut Sebuku Dewi Wulandari akhirnya tertangkap.

Peneror itu rupanya seorang pria berinisial MD, warga Mekar Pura, Pulau Laut Tengah.

Tak cuma menakut-nakuti dengan revolver, MD juga mengancam akan menebas Dewi, kepala kesatuan kepengelolaan hutan itu.

Pengancaman ini terjadi saat korban berada di kantor resort KPH Pulau Laut Sebuku. Tepatnya di kawasan Mekarpura, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Jumat (28/2) lalu.

Usai melancarkan aksinya pelaku melarikan diri beberapa hari ke luar daerah.

Melalui penyelidikan panjang, Satreskrim Polres Kotabaru sukses mengendus jejak pelaku.

Pelarian MD berakhir di kawasan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, usai dibekuk tim polisi gabungan, Minggu (8/3) kemarin.

“Diamankan tim gabungan dari Polda Kalsel, Satreskrim Polres Kotabaru, dan Satreskrim Polres Batola,” jelas Kapolres Kotabaru, Ajun Komisaris Besar Polisi, Andi Adnan Syafruddin saat jumpa pers di Kotabaru, Selasa (10/3) siang.

Polisi mengamankan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver warna silver dengan gagang warna hitam. Senpi itu diperoleh dari DPO pembunuhan atas nama Kambayang.

Selain revolver, sepucuk Pen Gun warna cokelat. Yang diakui MD didapatkan dengan cara membeli melalui pasar online dengan harga Rp1,8 juta.

Kemudian, sebilah senjata tajam jenis parang lengkap dengan kumpangnya. Barang bukti lain, 17 butir amunisi tajam cis kaliber 22, serta 30 butir amunisi 4 hampa (cis) kaliber 22.

Usai dijebloskan ke sel tahanan, MD diancam dengan 4 pasal sekaligus. Dalam jumpa pers, Andi Adnan juga mengungkap motif pengancaman MD.

“Nekat mengancam menggunakan parang dan senjata api lantaran kesal. Karena, pihak KPH telah mengamankan kayu balok beberapa kubik saat patroli rutin,” ujar Adnan.

Pasal yang dikenakan kepada MD, yakni 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Selanjutnya, pasal 212 KUHP yaitu tentang melawan pejabat negara atau petugas yang sedang menjalankan tugasnya ancamannya 1 tahun 4 bulan.

Pasal lainnya, undang-undang darurat nomor 12 tahun 51 yaitu tentang senjata api dan senjata tajam lainnya. Ancaman 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Terakhir, MD juga dikenakan undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pemberantasan perusakan hutan.

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilkada di Tengah Pandemi, KPU dan Bawaslu Kalsel Minta Dana Tambahan
BPJS Banjarmasin Ngaku Minus Pendapatan Sumber Iuran Peserta

Kalsel

BPJS Banjarmasin Ngaku Minus Pendapatan Sumber Iuran Peserta
apahabar.com

Kalsel

Harapkan Kemajuan Olahraga di Kalsel, FKIP UNISKA Gelar Kuliah Umum
apahabar.com

Kalsel

Putusan DKPP Keluar, Aduan Bawaslu Banjar Ditolak
Dukung Penghapusan Subsidi Gas Melon, Disperindag Banjarbaru: Yang Tolak Pasti Bukan Orang Miskin

Kalsel

Dukung Penghapusan Subsidi Gas Melon, Disperindag Banjarbaru: Yang Tolak Pasti Bukan Orang Miskin

Kalsel

Polsek Anjir Muara Rutin Ingatkan Warga untuk Patuhi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Surat DPP Golkar Sudah Turun, Siapa Ketua DPRD Kalsel?
apahabar.com

Kalsel

Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com