Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

Proses Pendaftaran Haji Reguler di Kalsel Tekankan Upaya Pencegahan Corona

- Apahabar.com Jumat, 20 Maret 2020 - 16:28 WIB

Proses Pendaftaran Haji Reguler di Kalsel Tekankan Upaya Pencegahan Corona

Ilustrasi proses pendaftaran haji reguler biometrik. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Noor Fahmi menekankan agar saat pelaksanaan pendataran haji reguler Embarkasi Banjarmasin nanti, tetap memperhatikan pencegahan penyeraban virus corona.

Terutama pada saat pelayanan pendaftaran haji sistem biometric dibuka.

Mengingat pelayanan pendaftaran haji reguler dengan menggunakan sistem biometric tersebut bersifat kontak langsung.

Yakni antara pendaftar calon jemaah haji dengan petugas ASN Kemenag di seksi Pelaksana Haji Umrah (PHU).

Seperti pada saat berfoto terutama rekam sidik jari.

“Bahkan bukan hanya cuma antara pendaftar dengan petugas, tetapi juga kontak antara sesama pendaftar melalui rekam sidik jari tersebut,” sebut Fahmi, Jumat (20/3).

Meski begitu, sistem pendaftaran biometrik tak bisa diubah.

Sebagai pencegahan, Fahmi meminta kepada Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se Kalsel agar memperhatikan proses pelayanan pendaftaran haji regular dengan sistem biometrik tetap memperhatikan upaya pencegahan virus corona.

Salah satu caranya yakni dengan menyediakan sabun pencuci tangan yang khusus untuk calon pendaftar haji reguler.

“Pendaftar haji reguler diarahkan untuk membersihkan tangan (mencuci dengan sabun dan air mengalir) sebelum memasuki ruang pendaftaran dan setelah proses pendaftaran selesai,” terang Fahmi.

Tak hanya itu, ia menambahkan, pada saat proses pendaftaran dilakukan, jarak minimal antara pendaftar dengan operator adalah 1 (satu) meter.

Operator SISKOHAT dan JFU pada Seksi PHU yang terlibat kontak langsung dengan pendaftar agar senantiasa membersihkan tangan.

“Mencuci dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer dan diupayakan menggunakan masker pada saat proses pendaftaran,” tandasnya.

Untuk diketahui, penyelenggaraan haji tahun ini, Indonesia mendapat kuota hingga 221 ribu jemaah.

Khusus Kalsel sendiri mendapat jatah keberangkatan 3.818 orang.

Secara administrasi, pelunasan pembayaran haji tahap pertama telah dilakukan sejak 19 Maret kemarin, dan hingga 17 April mendatang.

Tahap kedua akan dimulai setelahnya, yaitu dari 30 April sampai 15 Mei 2020.

Sementara kadwal untuk pemberangkatan jemaah haji kloter (kelompok terbang) pertama adalah per 25 Juli 2020.

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Polisi Beber Motif Pembacokan di Sebanti Kotabaru

Kalsel

Polisi Beber Motif Pembacokan di Sebanti Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Dampak PSBB Banjarmasin, Timbunan Sampah Berkurang
apahabar.com

Kalsel

Minus Rp30 M, Menteri Basoeki-Rifqi Jamin Jembatan Alalak Rampung Maret 2021
apahabar.com

Kalsel

Sopir Diduga Mengantuk, Truk Terjang Portal Alalak II hingga Roboh!

Kalsel

Breaking News: Tabrakan Maut di Tapin, Pelaku Misterius
apahabar.com

Kalsel

Menuju Kursi Bupati, H Zanie Bongkar Masalah HST Lewat Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Olah Waluh di Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, TP PKK Kecamatan Juai Wakili Balangan ke Tingkat Provinsi
apahabar.com

Kalsel

Struktur Organisasi Resmi Berubah di 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com