Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Pulang ke Banjarmasin, Jemaah Ijtima Ulama Dunia Diobservasi

- Apahabar.com Selasa, 31 Maret 2020 - 19:13 WIB

Pulang ke Banjarmasin, Jemaah Ijtima Ulama Dunia Diobservasi

Para peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis 19 Maret 2020. Acara tersebut resmi dibatalkan karena berpotensi menjadi ruang penyebaran Covid-18. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Tiba di Banjarmasin, jemaah Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulsel langsung mendapat pengawalan khusus. Mereka jadi fokus pemantauan terkait Covid-19.

Terlebih satu jemaah asal Banjarmasin yang dirawat di Balikpapan meninggal dunia setelah dilaporkan positif Covid-19.

Tiba di Banjarmasin belum lama tadi, para jemaah itu diwajibkan melapor ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin. Gugus Tugas kuatir mereka yang sempat hadir ke perkumpulan Ulama Dunia itu berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19. Sayang hingga kini pemeriksaan medis dari puskesmas setempat belum diketahui.

“Informasi jemaah ijtima itu dilakukan tracking dan nanti kita tunggu hasilnya,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com.

Ia menerangkan petugas medis di puskesmas per kecamatan sangat paham dengan tugas mereka untuk mengecek kondisi kesehatan jemaah itu. Hasil dari screening oleh tim medis Puskesmas bisa diketahui ada beberapa jemaah dalam kondisi batuk dan pilek.

Mereka yang memiliki gejala ini kemudian dilakukan pemantauan dan perawatan lebih lanjut. Sementara itu peserta Ijtimah Ulama Dunia yang sudah berada di rumah masing-masing hanya diimbau melakukan isolasi diri. Selam 14 hari. Di rumah masing-masing.

“Jika sakit akan mendapatkan perawatan kesehatan dan masker dari pukesmas serta akan dilakukan pemantauan kesehatan secara rutin,” tambahnya.

Hanya saja sejauh ini ia menerangkan belum mendapatkan data pasti terkait jumlah warga Banjarmasin yang mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga mereka diimbau untuk segera melaporkan diri.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Orbawati

Kalsel

Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut
apahabar.com

Kalsel

Breaking News!!! Penusukan di Jalan Pramuka, Pelaku Masih Buron
apahabar.com

Kalsel

Satu Korban Lagi Korban Longsor di Pumpung Dievakuasi
apahabar.com

Kalsel

Hari Bhayangkara ke-74, Media Group Serahkan Bantuan Alkes di Kalsel

Kalsel

Bawaslu Beber Fakta ASN Banjarmasin Langgar Netralitas: Tempat Berbeda hingga dan Ancaman Sanksi KASN
apahabar.com

Kalsel

Ditemukan 4 Sampel Makanan Mengandung Bahan Berbahaya
apahabar.com

Kalsel

Cegah Corona, BPJS Kesehatan Banjarmasin Terapkan Kebijakan Khusus
apahabar.com

Kalsel

Ada Opsi SCF, Rumah Sakit Seharusnya Tak Turunkan Pelayanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com