Risiko Terburuk Wabah Covid-19, Kabupaten Banjar Siap Lockdown Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng




Home Habar

Kamis, 26 Maret 2020 - 05:45 WIB

Raja Salman: Makah, Madinah dan Riyadh Lockdown!

Aam - Apahabar.com

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dan Raja Salman. Foto-Net

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dan Raja Salman. Foto-Net

apahabar.com, RIYADH – Perintah Raja Arab Saudi, Mohammad Salman, pada hari Rabu ini melarang orang-orang dari 13 provinsi Kerajaan untuk meninggalkan wilayah tersebut atau pindah ke wilayah lain. Perintah mulai berlaku pada hari Kamis (26/03), seperti dilansir Saudi Press Agency.

Selain itu, pihak kerajaan juga mengeluarkan perintah melarang orang memasuki atau keluar dari perbatasan Mekkah, Madinah, dan Riyadh. Kebijakan ini dikeluarkan sebagai upaya yang lebih besar untuk menahan penyebaran virus corona.

Aturan jam malam yang diberlakukan baru-baru ini akan dimulai pukul 15.00, bukannya 19.00 yang berlaku di kota-kota Mekkah, Madinah dan Riyadh. Arahan baru akan mulai berlaku dari Kamis sore hingga akhir periode jam malam diumumkan dalam perintah Raja yang lainnya.

Baca juga :  Pemkab Kotabaru Berangkatkan Ratusan Jemaah Haul ke Sekumpul

Pihak Otoritas Saudi pun telah diberi wewenang untuk menambah jam malam, atau jam malam sepanjang hari di kota-kota Mekkah, Madinah dan Riyadh atau kota-kota lain, gubernur, dan daerah bila di rasa perlu. Kebijakan ini akan bisa diambil berdasarkan proposal dari Kementerian Kesehatan. ”Pekerjaan untuk mengimplementasikan pesanan ini akan dimulai pada hari Kamis, 26 Maret,” begitu tambahan perintah kerajaan.

Larangan perjalanan tidak termasuk kelompok dan sektor yang telah dikecualikan sebelumnya dari jam malam. Ini mengingat pengecualian tersebut dalam ruang lingkup paling sempit dan sesuai dengan prosedur dan kontrol yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Baca juga :  Liga Dunia Muslim dan Umm Al-Qura Sepakati Kerja Sama

Perintah hari Rabu ini dikeluarkan berdasarkan pada kepedulian Raja Salman pada kesehatan dan keselamatan warga negara dan para ekspatriatnya. Dan ini juga berdasarkan dukungan dari pihak otoritas terkait. Tindakan pencegahan yang dipilih agar lebih dapat membatasi penyebaran virus corona baru.

Raja Salman memang mengeluarkan perintah jam malam pada hari Ahad lalu dari jam 19.00 malam sampai pukul 06.00 pagi untuk jangka waktu 21 hari, yang efektif mulai 23 Maret. Selanjutnya, Kementerian Dalam Negeri memberikan klarifikasi mengenai sektor dan karyawan mana saja yang dibebaskan dari pembatasan jam malam.(Rep)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Islam Tidak Miliki Kontradiksi dengan Sains
apahabar.com

Habar

Lailatul Qadar, Keistimewaan yang Diberikan Tuhan Rasulullah dan Umat Beliau
apahabar.com

Habar

NU Putuskan Awal Rajab Jatuh Selasa Ini
apahabar.com

Habar

Mulai Januari 2020, Saudi Berlakukan Asuransi Haji-Umrah
apahabar.com

Habar

Mau Bantu Berbuka di Masjid Jami, Berikut Biayanya
apahabar.com

Habar

Tiba di Arafah, Jemaah Batola Tempati Maktab 76
apahabar.com

Habar

DLH Gandeng Sopir di Kalimantan Hadapi Haul Sekumpul ke-14
apahabar.com

Habar

Jauh dari Batola, Wanser Ini Berharap Berkah di Banjar Bersholawat