Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Rasulullah SAW Tak Lelah Beribadah, Begini Penuturan Aisyah 

- Apahabar.com Kamis, 5 Maret 2020 - 07:00 WIB

Rasulullah SAW Tak Lelah Beribadah, Begini Penuturan Aisyah 

Ilustrasi. Foto-tribunnews

apahabar.com, JAKARTA – Rasulullah SAW senantiasa mengajarkan umatnya untuk bersyukur. Keteladanan tersebut beliau contohkan dengan aksi nyata.
Rasulullah SAW tak pernah bosan beribadah meminta ampunan meski dosa-dosa beliau sudah terampuni.
Seorang sahabat bernama Atha suatu hari menemui Aisyah RA. Lalu, dia bertanya, “Beri tahukanlah kepadaku sesuatu yang menakjubkan dari  Rasulullah SAW.” Mendengar pertanyaan itu, tiba-tiba Aisyah menangis. Lalu, Aisyah berkata, “Bagaimana tak menakjubkan. Pada suatu malam beliau mendatangiku, lalu pergi bersamaku ke tempat tidur dan berselimut hingga kulitku menempel dengan kulitnya.”
Kemudian Rasulullah berkata, “Wahai putri Abu Bakar, biarkanlah aku beribadah kepada Tuhanmu.” Aisyah menjawab, “Saya senang berdekatan dengan Anda. Akan tetapi, saya tidak akan menghalangi keinginan Anda.” Rasulullah lalu mengambil tempat air dan berwudhu, tanpa menuangkan banyak air.
“Nabi SAW pun shalat, lalu menangis hingga air matanya bercucuran membasahi dadanya. Beliau rukuk, lalu menangis. Beliau sujud, lalu menangis. Beliau berdiri lagi, lalu menangis. Begitu seterusnya hingga sahabat bernama Bilal datang dan aku mempersilakannya masuk,” kata Aisyah.
“Ya Rasullulah, apa yang membuat Anda menangis? Padahal, Allah telah mengampuni dosa-dosa Anda yang lalu maupun yang akan datang,” tanya Aisyah. “Tak bolehkah aku menghendaki agar menjadi seorang hamba yang bersyukur?” ungkap Nabi SAW.
Kisah yang tercantum dalam kitab Mukasyafah al-Qulub: Al-Muqarrib ila Hadhrah Allam al-Ghuyub Fi ’Ilm at-Tashawwuf karya Imam al-Ghazali seperti dilansir khazanah.republika.co.id, itu mengandung pesan bahwa umat manusia harus selalu mensyukuri setiap nikmat yang dianugerahkan Allah SWT.
Pentingnya bersyukur telah dijelaskan dalam surah Ibrahim ayat 17. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Rep)

Baca Juga: Hukum Membaca Al Fatihah Bagi Makmum, Berikut Pendapat Imam 4 Madzhab

Baca Juga:  Kisah Nabi Adam Bertemu Malaikat Berbentuk Mutiara

Baca Juga: Wabah Virus Corona Merebak, Berikut Doa agar Terhindar dari Penyakit Mengerikan

Baca Juga: Doa Iri Hati yang Diperbolehkan, kepada Siapa Saja?

Editor: Aprianoor
Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Rahasia Keberkahan Rezeki Menurut Rasulullah SAW
apahabar.com

Hikmah

Ini 3 Peristiwa Besar Islam di Bulan Rabiul Awal
apahabar.com

Hikmah

Catat, Ini 7 Larangan ketika Muslimah Sedang Haid atau Nifas
Doa Naik Pesawat

Hikmah

Ingat Tragedi Sriwijaya Air, Ini Doa Naik Pesawat
apahabar.com

Hikmah

Pemuda Nias Masuk Islam, Ini Pesan Syekh Palestina Padanya
Syekh Al Kandahlawi Sebut Tiga Amalan Masuk Surga Tanpa Dihisab

Hikmah

Syekh Al Kandahlawi Sebut Tiga Amalan Masuk Surga Tanpa Dihisab
apahabar.com

Hikmah

Mimpi Rasulullah, Ahli Maksiat Ini Bertobat
apahabar.com

Hikmah

Mengetuk Pintu Baitullah dari Rumah, Cerita Haji Mabrur Tukang Sol Sepatu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com