Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya




Home Kalsel

Senin, 23 Maret 2020 - 22:11 WIB

Resmi Keputusan Putra Guru Sekumpul, Kubah Ditutup Sementara

nazmudin - Apahabar.com

Dua putra alm Guru Sekumpul Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali ketika haul ke-15 di Musala Ar-Raudhah. Foto-dok/istimewa.

Dua putra alm Guru Sekumpul Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali ketika haul ke-15 di Musala Ar-Raudhah. Foto-dok/istimewa.

apahabar.com, MARTAPURA – Imam Musala Ar-Raudhah Sekumpul, KH Sa’duddin, mengungkap keputusan penutupan sementara kubah KH Muhmmad Zaini bin Abdul Gani, akrab dikenal Guru Sekumpul, mutlak dilakukan.

Tak hanya itu, segala kegiatan rutin juga dihentikan sementara.

Keputusan itu kata Guru Sa’duddin diambil setelah melakukan musyawarah dengan kedua putra alm Guru Sekumpul, Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali.

“Penutupan total di Sekumpul adalah putusan mutlak dari ahli waris yaitu kedua putra Abah Guru Sekumpul,” tegas Guru Sa’duddin kepada awak media Senin (23/3) malam.

Yakni meniadakan sementara kegiatan rutin seperti Maulid Habsy (Minggu malam), pembacaan Burdah (Kamis malam), dan Dalail Khairta (subuh Jumat).

Baca juga :  Terkuak, Motif Bidan Muda di Teweh Nekat Habisi Anak Sendiri

Tak hanya itu, salat berjemaah di musala Ar-Raudhah juga dibatasi. Melainkan hanya untuk warga lingkungan komplek Ar-Raudhah.

Keputusan tersebut dilakukan agar menghindari penumpukan masa, yang rentan terhadap terjadinya penyebaran Covid-19. Sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam rangka pencegahan menyebarnya virus corona.

Menurut Guru Sa’duddin, penutupan itu berakhir tergantung situasi yang akan berkembang.

‚ÄúSemua rutinitas diliburkan lebih awal sebelum Ramadan. Aktivitas lain seperti salat hanya imam dan bilal saja. Salat juga khusus warga Sekumpul,” terang Guru Sa’duddin.

Baca juga :  Kapolres Tanbu Kunjungi Tokoh Agama, Sampaikan Maklumat Kapolri

Untuk mengantisipasi peziarah yang ngotot ingin masuk, sejumlah petugas disiagakan. Mereka akan ditugaskan di depan pintu gerbang Komplek Ar-Raudhah.

Petugas nantinya juga akan di back-up aparat keamanan.

“Makam ditutup total dan dijaga oleh semua relawan mencegah agar tidak ada peziarah guna menghindari penyebaran virus lebih lanjut,” tandas Guru Sa’duddin.

Sebelumnya informasi penutupan ini sudah disebarluaskan melalui chanel Youtube ar-raudhah_tv_official serta sudah tersebar luas di berbagai grub WhatsApp.

“Libur sementara itu dimulai sejak diumumkan dan sampai waktu yang belum ditentukan kemudian,” demikian tulis admin.

apahabar.com

Guru Sa’duddin (pakai kacamata) saat pertemuan dengan warga dan awak media di komplek Ar-Raudhah, Sekumpul, Senin (23/3) malam. Foto-apahabar.com/Mada.

Reporter: AHC 15
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Haul ke 4 Orang Tua Sekdaprov Kalsel, Mengenang Sosok H Ahmad Makkie dari HST
Satpam Atraksi Silat di Polres HST

Kalsel

Satpam Atraksi Silat di Polres HST
apahabar.com

Kalsel

Legislator Ini Ungkap Pemicu Kemiskinan di Balangan
apahabar.com

Kalsel

Jemaah Membludak, Ternyata Masjid Hasanuddin Madjedi Belum Gelar Salat Jumat
apahabar.com

Kalsel

Eks PNS TNI Tewas di Kebun, Keluarga Tolak Visum
apahabar.com

Kalsel

Dana Bantuan Sebuku Capai Rp112 Juta, Duta Mall: Di luar Ekspektasi
apahabar.com

Kalsel

Pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat di Martapura Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Update Corona di Kabupaten Banjar: ODP 72 dan PDP 2 Orang