ga('send', 'pageview');
Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus Penabrak Lari yang Ngaku Polisi di Banjarmasin Ternyata Sudah Diamankan Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin

Resmi Keputusan Putra Guru Sekumpul, Kubah Ditutup Sementara

- Apahabar.com Senin, 23 Maret 2020 - 22:11 WIB

Resmi Keputusan Putra Guru Sekumpul, Kubah Ditutup Sementara

Dua putra alm Guru Sekumpul Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali ketika haul ke-15 di Musala Ar-Raudhah. Foto-dok/istimewa.

apahabar.com, MARTAPURA – Imam Musala Ar-Raudhah Sekumpul, KH Sa’duddin, mengungkap keputusan penutupan sementara kubah KH Muhmmad Zaini bin Abdul Gani, akrab dikenal Guru Sekumpul, mutlak dilakukan.

Tak hanya itu, segala kegiatan rutin juga dihentikan sementara.

Keputusan itu kata Guru Sa’duddin diambil setelah melakukan musyawarah dengan kedua putra alm Guru Sekumpul, Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali.

“Penutupan total di Sekumpul adalah putusan mutlak dari ahli waris yaitu kedua putra Abah Guru Sekumpul,” tegas Guru Sa’duddin kepada awak media Senin (23/3) malam.

Yakni meniadakan sementara kegiatan rutin seperti Maulid Habsy (Minggu malam), pembacaan Burdah (Kamis malam), dan Dalail Khairta (subuh Jumat).

Baca juga :  Liga Italia Resmi Bergulir, Fiorentina 3 Poin, AS Roma Seri

Tak hanya itu, salat berjemaah di musala Ar-Raudhah juga dibatasi. Melainkan hanya untuk warga lingkungan komplek Ar-Raudhah.

Keputusan tersebut dilakukan agar menghindari penumpukan masa, yang rentan terhadap terjadinya penyebaran Covid-19. Sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam rangka pencegahan menyebarnya virus corona.

Menurut Guru Sa’duddin, penutupan itu berakhir tergantung situasi yang akan berkembang.

“Semua rutinitas diliburkan lebih awal sebelum Ramadan. Aktivitas lain seperti salat hanya imam dan bilal saja. Salat juga khusus warga Sekumpul,” terang Guru Sa’duddin.

Untuk mengantisipasi peziarah yang ngotot ingin masuk, sejumlah petugas disiagakan. Mereka akan ditugaskan di depan pintu gerbang Komplek Ar-Raudhah.

Baca juga :  TikTok dan WeChat Dilarang di AS, China Siapkan Serangan Balasan

Petugas nantinya juga akan di back-up aparat keamanan.

“Makam ditutup total dan dijaga oleh semua relawan mencegah agar tidak ada peziarah guna menghindari penyebaran virus lebih lanjut,” tandas Guru Sa’duddin.

Sebelumnya informasi penutupan ini sudah disebarluaskan melalui chanel Youtube ar-raudhah_tv_official serta sudah tersebar luas di berbagai grub WhatsApp.

“Libur sementara itu dimulai sejak diumumkan dan sampai waktu yang belum ditentukan kemudian,” demikian tulis admin.

apahabar.com

Guru Sa’duddin (pakai kacamata) saat pertemuan dengan warga dan awak media di komplek Ar-Raudhah, Sekumpul, Senin (23/3) malam. Foto-apahabar.com/Mada.

Reporter: AHC 15
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bupati Sayed Jafar Kembali Lantik Anggota BPD di Pulau Laut Tengah 
apahabar.com

Kalsel

43 Paskibra Balangan Siap Kibarkan Merah Putih  
apahabar.com

Kalsel

Tenang, 20 Ribu Warga Miskin Baru di Banjarmasin Dapat Bantuan Saat Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, Banjarmasin Segera Terapkan “New Normal”
apahabar.com

Kalsel

Kesenian Daerah Bakal Ramaikan Harjad Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Malam Hari, Desa Bati-Bati Tanah Laut Merah Membara
apahabar.com

Kalsel

8 Orang Diduga Curi Kabel PJU di Tanbu Diringkus, Polisi Endus Pelaku Lainnya
apahabar.com

Kalsel

Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com