Pembelaan Lengkap Wahid: Minta Bebas hingga Tak Sita Semua Hartanya Hotel Aria Barito dan Armani: Fasilitas Berbintang Alat Damkar Kelas Melati Ini 5 Strategi INDEF Selamatkan Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Salut.. AKBP Afeb Dkk Inisiasi Darul Qur’an di Sungai Jingah
agustus

Riwayat Pasien Positif Corona di Banjarmasin, Pernah ke Malang

- Apahabar.com     Minggu, 22 Maret 2020 - 17:45 WITA

Riwayat Pasien Positif Corona di Banjarmasin, Pernah ke Malang

RSUD Ulin Banjarmasin menyiapkan ruang khusus isolasi pasien suspect corona. RSUD ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan terkait virus COVID-19 di Kalimantan Selatan. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Satu pasien dalam pengawasan RSUD Ulin Banjarmasin dinyatakan positif virus Corona (Covid-19).

Pasien Covid-19 ini rupanya sudah lama menetap di Banjarmasin. Dari penelusuran Satuan Gugus Tugas itu pasien ini pernah menginjakkan kaki di Kota Malang, Jawa Timur.

Setibanya di Banjarmasin, selama 4 hari kesehatan suhu tubuh si pasien diperiksa. Hasilnya ia mengalami panas tinggi.

Kondisi itu mengharuskan si pasien untuk cek kesehatan di rumah sakit. Sebuah rumah sakit swasta di Banjarmasin lah yang dipilih.

“Pasien positif demam berdarah dengue (DBD) dan sempat dirawat di rumah sakit swasta,” ujar , Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin Machli, Minggu (22/3).

Setelah menerima perawatan medis itu si pasien sudah dinyatakan sehat dan terlepas dari penyakit DBD.

Faktor demikian yang mendorong si pasien langsung dipulangkan ke rumahnya di Banjarmasin.

Terlepas dari itu Machli menerangkan si pasien tiba-tiba kembali mengalami peningkatan suhu tubuh.

Perubahan tersebut langsung mendapatkan cek kesehatan dan hasilnya mengarah kepada gejala terinfeksi virus Corona.

Disebutkan pasien ini merupakan pasien Ulin-1 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

“Pasien pertama di RSUD Ulin dan sampai sekarang sudah 8 hari dia di sana,” pungkasnya.

Pasca-potisif Covid-19, Dinkes Banjarmasin langsung turun tangan.

Sosialisasi, edukasi, dan penyuluhan diberikan kepada keluarga dan tetangga si pasien.

Machli meminta mereka semua untuk terus menjaga kesehatan pribadi dan kebersihan lingkungan sekitar. Umumnya, virus asal Wuhan, China ini melekat di benda mati.

“Jika ada kendala tubuh segera melaporkan diri kepada puskesmas terdekat untuk berobat,” sebut dia. “Intinya keluarga dan tetangga harus tenang,” ujarnya mengakhiri.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Berita ini semata demi meningkatkan kewaspadaan publik mengenai prosedur antisipasi pencegahan virus SARS-Cov-2. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi selanjutnya silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dua Reperda DPRD Kalsel Masuk Fasilitasi Mendagri
apahabar.com

Kalsel

Polisi Gondrong Polres Banjar Diganjar Reward
apahabar.com

Kalsel

Raih Adipura, Banjarmasin Masih Dikepung Sampah
apahabar.com

Kalsel

Renovasi Pasar Tungging Banjarmasin Terus Berlanjut

Kalsel

THM di Banjarmasin Beroperasi Malam Jumat, Ibnu Sina: Hormati Malam Ibadah
apahabar.com

Kalsel

Dewan Sesalkan PT Smart Manfaatkan Pelabuhan PPI di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Dari Contact Tracking, Batola Tambah Pasien Positif asal Mandastana
Menpora RI Zainuddin Amali saat menyampaikan sambutan pada acara sosialisasi DBON di Hotel G Sign Banjarmasin, Sabtu (18/12). Foto-apahabar/Riki

Kalsel

Kunker ke Kalsel, Berikut Sederet Pesan Menpora Amali
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com