Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

RSJ Sambang Lihum Terapkan Self Monitoring Covid-19, Berikut Pola Kerjanya

- Apahabar.com Senin, 23 Maret 2020 - 17:52 WIB

RSJ Sambang Lihum Terapkan Self Monitoring Covid-19, Berikut Pola Kerjanya

RSJ Sambang Lihum. Foto-Teras7

apahabar.com, BANJARBARU – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum terapkan Sosial Distancing dan Self Monitoring guna pemutusan mata rantai virus Corona (Covid-19) sejak hari ini, Senin (23/3).

“Pada situasi ini, tak ada lagi orang sehat yang hanya cukup melakukan Sosial Distancing, tapi sudah meningkat ke Self Monitoring dengan mengurangi aktifitas. Berkerja di rumah dan segera memeriksakan diri jika demam atau batuk pilek,” ujar Kepala RSJ Sambang Lihum, Dharma Putra kepada¬†apahabar.com.

Pihaknya menyikapi secara serius peningkatan status tanggap darurat Covid-19 di Kalsel. “Mulai hari ini jam kerja dibatasi sampai dengan jam sebelas dan dilakukan penugasan bergiliran di bagian administrasi,” jelasnya.

Bagi civitas RSJ yang bertugas jaga, seperti perawat, farmasi, dokter, satpam dan ahli gizi, mulai berjaga dalam jumlah minimal.

“RSJ Sambang Lihum sejak hari ini tertutup untuk pembesuk dan dikelola secara sopan di pintu masuk bagi pembesuk yang sudah terlanjur datang, sampai dipahami secara sukarela,” ucapnya.

Selain itu, penunggu pasien pun ikut diminimalkan untuk sementara waktu. Dan pasien yang berisiko bisa diberikan fiksasi sampai risikonya dapat dikendalikan.

“Meski begitu, pasien yang datang tetap di tangani, kami pindahkan UGD ke area depan, sehingga pasien beserta keluarganya tidak langsung masuk ke dalam,” ungkapnya.

Lalu, dikatakannya RSJ Sambang Lihum mengkondisikan agar poli bisa dibuka sampai dengan jam sebelas siang, selanjutnya ke UGD. “Dan kegiatan admin poli bisa dikerjakan di rumah saja,” terangnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya pemutusan rantai virus Covid-19, selain pegawai yang harus dilindungi, juga ada pasien.

“Kita kerja pindah ke online. Besuk dihilangkan, penunggu dikurangi, penjaga di minimalkan. Semua pasien dsini berisiko. Pasiennya sekitar 200 an, kami antisipasi juga dengan penambahan gizi ke pasien dengan oemberian vitamin,” lanjutnya

Adapun Alat Perlindungan Diri (ADP) telah disiapkan walau dalam jumlah terbatas. “ADP cuma ada masker itu cukup untuk minggu ini, Hand Sanitizer sudah terpasang di beberapa titik dan Thermo Gun sudah diterapkan dari jauh jauh hari,” pungkasnya

Reporter: Nurul Mufidah

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Besok, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Tiadakan Salat Jumat

Kalsel

Besok, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Tiadakan Salat Jumat
Peduli

Kalsel

Peduli Banjir Kalsel, GJBK Salurkan Donasi ke Dapur Umum di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Menuju Kota Sungai Terindah, Banjarmasin Sulap Anak Sungai Awang
apahabar.com

Kalsel

Tiga Puskesmas di Tabalong Berkomitmen Turunkan Rasio Rujukan
apahabar.com

Kalsel

Masih Banyak Tak Pakai Masker, Bupati Kotabaru Ketuk Rumah Warganya
apahabar.com

Kalsel

Jaringan Kabel di Balai Kota Banjarmasin Memprihatinkan, PUPR Sigap Lakukan Perbaikan
apahabar.com

Kalsel

Pemeriksaan Rampung, ASN Pemkot Banjarbaru Resmi Jadi Tersangka Hate Speech Terhadap Polisi
apahabar.com

Kalsel

Pria di Pasar Baru Nyaris Mampus di Tangan Musuh Bebuyutan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com