Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Rupiah Berpeluang Menguat Seiring Stimulus Hadapi Virus Corona

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 13:10 WIB

Rupiah Berpeluang Menguat Seiring Stimulus Hadapi Virus Corona

Ilustrasi uang rupiah dan dolar AS. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa berpeluang menguat seiring stimulus yang disiapkan sejumlah negara menghadapi wabah virus corona baru Covid-19.

Pada pukul 10.30 WIB, rupiah bergerak menguat 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp 14.358 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.393 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan, saat ini sentimen masih negatif untuk aset berisiko, termasuk rupiah.

“Tapi, dari semalam ada berita soal negara-negara maju bersiap mengeluarkan stimulus seperti Italia, Jepang, AS dan Kanada. Ini mungkin bisa menjadi berita positif untuk risk asset termasuk rupiah,” ujarnya.

Pemerintah Italia akan merogoh kocek anggaran lebih dalam guna mengimbangi dampak wabah Covid-19 terhadap perekonomiannya.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan pihaknya akan menggunakan “terapi kejut” untuk keluar dari keadaan darurat dan akan mengerahkan seluruh sumber daya manusia dan ekonomi.

Sebelumnya, Menteri Ekonomi Italia Roberto Gualtieri pekan lalu menjanjikan sekitar 7,5 miliar euro untuk membantu ekonomi menahan wabah Covid-19, dengan meningkatkan target defisit anggaran tahun ini menjadi 2,5 persen dari 2,2 persen.

Dalam menghadapi dampak buruk yang ditimbulkan oleh wabah Covid-19 terhadap perekonomian, sejumlah negara juga mengambil langkah-langkah kebijakan ekonomi ekstra.

Kerugian yang diderita oleh berbagai perusahaan atau maskapai penerbangan karena terjadinya pembatasan bahkan penghentian sementara operasi penerbangan, memaksa otoritas penerbangan sipil di China menurunkan biaya-biaya operasional terkait pemakaian jasa bandara.

Covid-19 juga menimbulkan dampak buruk di sektor industri olahraga, terutama yang melibatkan penonton dalam jumlah besar seperti sepak bola. Italia termasuk negara yang membatalkan sejumlah pertandingan Liga Serie A akibat merebaknya Covid-19.

Ariston memprediksi rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp 14.260 per dolar AS hingga Rp 14.500 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.411 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.342 per dolar AS.(Ant)

Baca Juga: Terdampak Corona dan Isu Resesi, Rupiah Melemah Lagi

Baca Juga: Rupiah Jumat Pagi Melemah 91 Poin

Baca Juga: Ditutup Menguat, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Seluruh Daerah Harga Gula Naik 47 Persen
apahabar.com

Ekbis

Kesepakatan Bisnis Selama FESyar KTI 2019 Rp 2,6 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Mau Bisnis Kedai Kopi? Begini Perhitungannya
apahabar.com

Ekbis

Menaker Pastikan Subsidi Gaji Termin II Cair Mulai Hari Ini
apahabar.com

Ekbis

GAPKI Dorong Industri Hilir Minyak Sawit Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Akan Umumkan Restrukturisasi Utang Krakatau Steel Rp40 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Pepsi Hengkang, Gemar Minum Kopi Salah Satu Pemicunya
apahabar.com

Ekbis

IHSG Melemah Jelang Rilis Data Inflasi Agustus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com