Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Rupiah Kamis Pagi Menguat 20 Poin

- Apahabar.com Kamis, 26 Maret 2020 - 10:50 WIB

Rupiah Kamis Pagi Menguat 20 Poin

Ilustrasi oetugas sedang memperlihatkan mata uang rupiah di atas dolar AS. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat 210 poin atau 1,27 persen menjadi Rp16.290 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.500 per dolar AS, Kamis (25/3) pagi.

Sebelumnya, positifnya pergerakan rupiah yang tercatat Selasa lalu diiringi penguatan mayoritas mata uang regional Asia.

“Penguatan rupiah lebih karena faktor teknikal dan dijaga oleh Bank Indonesia. Selain itu karena data virus Corona diumumkan setelah pasar tutup,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, beberapa waktu lalu, dilansir Antara.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga telah berterima kasih kepada para eksportir yang turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah dan bergerak stabil di pasar valas.

“Terima kasih kepada eksportir yang sudah memasok dolar ke pasar valas sehingga hari ini nilai tukar bergerak stabil di pasar valas,” katanya dalam konferensi video di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, bank sentral mencermati penawaran dan permintaan sudah berjalan baik di pasar valas sehingga mendorong nilai tukar rupiah diklaim cukup stabil.

“Kami pastikan BI terus berada di pasar memantau secara baik, dan mengintervensi atau stabilisasi nilai tukar yang diperlukan,” imbuhnya.

BI, kata dia, salah satunya melakukan tiga intervensi dalam stablisasi nilai tukar rupiah di antaranya melalui pasar tunai atau spot, Domestik Non Deliverable Forward (DNDF) dan membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Untuk SBN, bank sentral itu membeli SBN yang dilepas oleh investor asing di pasar sekunder Rp168 triliun untuk menginjeksi likuiditas di pasar keuangan dan perbankan.

Selain itu, BI juga memutuskan menurunkan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen.

Sementara itu, kurs tengah BI pada Selasa menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp16.486 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya pada posisi Rp16.608 per dolar AS.

Rupiah sebelumnya sempat menguat pada Selasa pagi pada posisi Rp16.505 per dolar AS.

Meski menguat namun rupiah ditutup melemah 75 poin menjadi Rp16.500 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.575 per dolar AS.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Ekbis

Beda Respons Pedagang Soal Darurat Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Ketua Hipmi Sebut Penghapusan Monopoli Proyek Buka Peluang Bagi UMKM
apahabar.com

Ekbis

IHSG Menguat Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2020
apahabar.com

Ekbis

Kunci Bisnis Bisa Tahan Corona Ala Sri Mulyani
apahabar.com

Ekbis

Cenderung Terkoreksi, IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar
apahabar.com

Ekbis

Ramadan, Penghuni Kamar Tree Park Turun 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Minyak Naik karena Optimisme Pengurangan Produksi OPEC+
apahabar.com

Ekbis

Sempat Tumbuh Negatif, Transportasi Udara di Kalsel Mulai Bangkit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com