Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut

- Apahabar.com Kamis, 5 Maret 2020 - 11:05 WIB

Saham China Menuju Kenaikan Empat Hari Berturut

Sejumlah investor memantau pergerakan indeks harga saham melalui rumah pialang, di Shanghai, China. Foto-Reuters via Antara

apahabar.com, BEIJING – Saham-saham China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis (5/3) pagi.

Saham-saham China menuju kenaikan hari keempat berturut-turut setelah akhir pekan lalu turun tajam menyusul kejatuhan pasar global.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai naik 0,81 persen menjadi dibuka pada 3,036,15, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka 1,32 persen lebih tinggi pada 11.644,41.

Baca Juga: Ditutup Menguat, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, naik 1,69 persen menjadi dibuka pada 2.206,08.

Kemarin, saham-saham China ditutup menguat. Kenaikan hari ketiga berturut-turut setelah akhir pekan lalu turun tajam menyusul kejatuhan pasar global ketika penyebaran Virus Corona yang cepat meningkatkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.

Kala itu, Indikator utama Indeks Komposit Shanghai naik sekitar 0,63 persen menjadi 3.011,67 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China bangkit kembali ke 11.493,02 poin, atau 0,08 persen lebih tinggi, membalikkan penurunan tajam pada perdagangan pagi.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 992,01 miliar yuan (sekitar 142,71 miliar dolar AS) menyusut dari 1,18 triliun yuan (sekitar 169,17 miliar dolar AS) sehari sebelumnya.

Jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 1.059 saham terhadap 388 saham di bursa Shanghai dan 1.402 saham terhadap 737 saham di bursa Shenzhen.

Perusahaan di sektor properti memimpin kenaikan, dengan saham China Vanke CO Ltd, salah satu pengembang properti terbesar di negara itu, naik 3,73 persen menjadi 32,36 yuan per saham.

Melawan tren kenaikan, saham-saham yang terkait dengan industri bahan kimia fluor dan semikonduktor melemah.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, sedikit melemah 0,18 persen menjadi berakhir 2.169,44 poin, menyusul penurunan dua persen ke terendah sesi. (Ant)

Baca Juga: Tuah Guru Sekumpul, Ruang Fitnes pun Jadi Kamar Hotel Berbintang

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Asus Rilis Zenfone Max Pro M2, Desember Mendatang
apahabar.com

Ekbis

KPw BI Kalteng Dorong Penggunaan Marketplace
apahabar.com

Ekbis

Usai Libur Panjang, Rupiah Hari Ini Diperkirakan Menguat
apahabar.com

Ekbis

Antispasi Green Product, Luhut: Indonesia Optimalkan SDA
apahabar.com

Ekbis

Cadangannya 1,8 Miliar Ton, Tambang Freeport Bisa Produksi hingga 2051
apahabar.com

Ekbis

Intip Dua Kapal Baru Pengangkut BBM Pertamina International Shipping
apahabar.com

Ekbis

Didukung Sentimen Vaksin Covid-19, Rupiah Masih Berpotensi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Harga Jagung di Barito Utara Naik, Petani Gembira
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com