Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Salat Jumat di Masjid Jakarta Ditiadakan Dua Pekan

- Apahabar.com Kamis, 19 Maret 2020 - 22:23 WIB

Salat Jumat di Masjid Jakarta Ditiadakan Dua Pekan

Ilustrasi, Salat Jumat. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau kegiatan ibadah bersama-sama untuk ditunda selama dua pekan, termasuk Salat Jumat di masjid-masjid Jakarta, menyusul semakin tingginya penyebaran virus corona atau Covid-19 di kawasan ini.

“Menyikapi perkembangan virus corona yang cepat di Jakarta dan merupakan epicentrum, kami dari Forkopimda bersama FKUB sepakat bahwa kegiatan peribadatan secara bersama di rumah ibadah, kita sepakati untuk ditunda dua pekan. Konsekuensinya bagi umat Islam, Salat Jumat, ditiadakan dua pekan,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/03) petang.

Dengan demikian, kata Anies, Salat Jumat diganti Salat Zuhur di kediaman masing-masing selama dua pekan.

Hal ini, kata Anies adalah langkah yang harus disampaikan dan dilakukan semua pihak dan semua agama dengan tujuan sama-sama melindungi saudara sebangsa dengan meminimalisir risiko penularan Covid-19 lewat pengurangan kegiatan di luar rumah dan interaksi termasuk dalam ibadah bersama-sama.

“Ini adalah kesepakatan yang tadi kami dapatkan dan kami berharap kepada seluruh umat untuk ikut melaksanakan ini sebagai cara kita melindungi saudara sebangsa,” ucap Anies.

Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta KH. Munahar Muchtar mengatakan putusan tersebut diambil karena Jakarta saat ini dalam keadaan kondisi darurat terhadap Covid-19 dan sejalan dengan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 agar membatasi ibadah secara berjamaah dan diharapkan agar melaksanakan di kediaman masing-masing.

“Kepada Allah memang dari segala musibah yang ada, namun ikhtiar adalah merupakan kewajiban kita maka atas nama Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta, pada umat Islam, pada para tokoh para ulama agar supaya menunda setiap kegiatan-kegiatan yang sifatnya berjemaah baik di masjid, di majelis taklim dan tempat-tempat yang lainnya dalam rangka menjaga Warga Jakarta dan agar supaya kita diselamatkan oleh Allah SWT,” kata Munahar.

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta Haji Makmun Al Ayyubi mengatakan pihaknya meminta seluruh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia mengenai beribadah bersama-sama agar para DKM kiranya dapat meniadakan kegiatan-kegiatan yang menghadirkan banyak jemaah termasuk di antaranya adalah kegiatan Salat Jumat di masjid.

“Kepada teman-teman para khotib kami juga berharap untuk dapat kerja sama yang baik bukan dalam artian, kita tidak melaksanakan Salat Jumat, tetapi kita alihkan menjadi Salat Zuhur di rumah masing-masing berjamaah dengan keluarga. Insya Allah, mudah-mudahan harapan kita semua bahwa kegiatan ibadah kita menjadi sempurna, masyarakat kita pun menjadi terselamatkan,” ucap Makmun.(Ant)

 

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Kemenlu: Soal Haji, Arab Saudi Belum Ambil Keputusan
apahabar.com

Habar

Tersisa 24 Penginapan Gratis di Haul Sekumpul ke-14, Cek Alamat dan Nomor Kontaknya di Sini
apahabar.com

Habar

Guru Wildan Angkat Bicara Soal Tindakan Petugas Keamanan di Kubah Sekumpul
apahabar.com

Habar

Ceramah Maulid di KNPI, Ustadz Khairullah Zain Ungkap ‘Tempaan’ Kepemimpinan Para Nabi
Munas ke-10 MUI

Habar

KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin
apahabar.com

Habar

Meme ‘Klepon Tak Islami’ Viral, MUI: Usut Pengunggahnya
apahabar.com

Habar

Paman Birin Hadiahi Masjid Jami Karpet Berharga Fantastis
apahabar.com

Habar

Sesali Perang Badar, Anas bin Nadhar Jemput Syahid di Perang Uhud
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com