Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Selama Tiga Hari, Rest Area di Batola Buang 4 Ton Sampah

- Apahabar.com Selasa, 3 Maret 2020 - 17:56 WIB

Selama Tiga Hari, Rest Area di Batola Buang 4 Ton Sampah

Petugas UPTD Kebersihan Batola mengangkut sampah dari bekas posko di Jalan Gubernur Syarkawi. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Selama tiga hari, UPTD Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Kuala mengangkut tiga ton sampah dari rest area jemaah haul Abah Guru Sekumpul.

Diperkirakan jumlah jemaah haul Guru Sekumpul mencapai 2,8 juta orang. Dalam kegiatan yang menghadirkan banyak orang, sampah tidak dapat dipisahkan.

Baca Juga: Siaga Darurat Banjir di Batola Tak Diperpanjang

Tidak cuma pusat haul di Martapura maupun Banjarbaru sebagai kawasan terdekat, sampah juga dihasilkan dari rest area dan posko.

Setidaknya selama tiga hari yang terhitung sejak sehari menjelang, pelaksanaan dan sehari pasca haul, 4 ton sampah dihasilkan sejumlah rest area dan posko di Batola.

“Dari 11 titik rest area dan posko di Batola, kami mengangkut sekitar 4 ton sampah selama tiga hari,” ungkap Kepala UPTD Kebersihan PUPR Batola, Supardi, Selasa (3/3).

Selain pengangkutan reguler di Batola yang mencapai 25 ton per hari, UPTD Kebersihan juga membantu angkutan sampah di Martapura pasca haul.

Lima truk dioperasikan untuk mengangkut sampah dari titik kumpul sampah di Banjarbaru ke TPA Regional Banjarbakula.

Selama tiga hari pelaksanaan haul, TPA Banjarbakula sendiri menerima 500 ton sampah per hari atau melonjak 100 persen dari hari biasa.

Bantuan tersebut cukup berarti, mengingat Banjar sempat kerepotan. Seperti pasca haul 2018, sampah baru dapat ditangani selama seminggu.

Kemudian setahun berselang dibantu Banjarbaru, penanganan sampah dapat dirampungkan selama lima hari.

“Sementara mulai 2020, penanganan sampah dikerjakan bersama-sama oleh lima kabupaten/kota, termasuk Barito Kuala,” tandas Supriadi.

Baca Juga:  Dinas Kesehatan Beri Atensi WNA China di Tabalong, Kok Bisa?

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Brakk ! Tukang Ojek Banjarbaru Tewas Dihantam Truk

Kalsel

Lagi, Seorang Pasien Covid-19 Asal Karang Bintang Tanbu Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Upacara Peringatan HUT RI di HSU Terapkan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Datang Ke Lapas Teluk Dalam, Dispersip Bawa Mobil Perpustakaan Keliling
apahabar.com

Kalsel

Gelar Kegiatan Tahunan, Polsek Tabunganen Antisipasi Karhutla di Batola
apahabar.com

Kalsel

Kemelut Penutupan Paksa PSBB Banjarmasin, Pengamat: Loyalitas Rendah!
apahabar.com

Kalsel

Ponpes Nurul Muhibbin Mulai Aktif, H Muhidin Turut Saksikan Pemeriksaan Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Konser Slank Jadi Ajang Silaturahmi Slankers
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com