Istri Babak Belur, Suami Mabuk Dikerangkeng di Kotabaru Pulang ke Banjarmasin, Jemaah Ijtima Ulama Dunia Diobservasi Update Corona di Kalsel 31 Maret: Jumlah Pasien Positif Bertambah Tiga Wafat Usai dari Bandung, Warga Landasan Ulin Kuatir Covid-19 Bertambah Dua, WNA di Palangka Raya Positif Corona




Home Hikmah Religi

Kamis, 26 Maret 2020 - 10:39 WIB

Selamat Datang Sya’ban, Bulan Keampunan

Aam - Apahabar.com

Ilustrasi.
Sumber: net

Ilustrasi. Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriyah. Keistimewaan bulan ini terletak pada pertengahannya yang biasanya disebut sebagai Nisfu Sya’ban. Di mana di dalamnya, kerap diisi dengan ritual ibadah.

Kaum Muslimin meyakini pada malam nisyfu Sya’ban, dua malaikat pencatat amalan keseharian manusia, yakni Raqib dan Atid, menyerahkan catatan amalan manusia kepada Allah SWT, dan pada malam itu pula buku catatan-catatan amal yang digunakan setiap tahun diganti dengan yang baru.

Baca juga :  Syekh Jaber Ajak Santri Darul Hijrah Cintai Al-Quran

Sya’ban diambil dari kata Sya’bun, yang artinya kelompok atau golongan. Dinamakan Sya’ban, karena pada bulan ini, masyarakat jahiliyah berpencar mencari air. Ada juga yang mengatakan, mereka berpencar menjadi beberapa kelompok untuk melakukan peperangan.

Sya’ban disebut-sebut sebagai bulan penuh dengan ampunan. Imam Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan syafaat (pertolongan).
Para ulama menyatakan, Nisfu Sya’ban juga dinamakan sebagai malam pengampunan atau malam maghfirah, karena pada malam itu Allah SWT menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi, terutama kepada hamba-Nya yang saleh.

Baca juga :  Mengenal Haram dari Benda dan Cara Mendapatkannya

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Dahsyatnya Doa Ibu, Kisah Nabi Musa Jadi Buktinya!
apahabar.com

Hikmah

Cerita Perempuan Inggris Pertama yang Menunaikan Haji
apahabar.com

Hikmah

Batalkah Puasa Orang yang Menyelam?
apahabar.com

Habar

Tuan Guru Masdar: Ber-NU Sampai Mati!
apahabar.com

Religi

Penjelasan Hubungan Sebab Akibat dalam Islam
apahabar.com

Habar

Guru Zuhdi Doakan Virus Corona Segera Lenyap
apahabar.com

Religi

Inilah Ulama Andalan Kalsel di “Muktamar Nasional” Tempo Dulu
apahabar.com

Hikmah

Ini Keistimewaan Lailatul Qadar