Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini

- Apahabar.com Rabu, 4 Maret 2020 - 11:03 WIB

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini

Seorang pria menggunakan masker saat berjalan melewati gedung Bursa Saham Shanghai di distrik keuangan Pudong di Shanghai, China, saat negara tersebut dilanda wabah virus korona tipe baru, Senin (3/2/2020). REUTERS/Aly Song/wsj/djo. Foto-Antara Foto-Antara

apahabar.com, BEIJING – Saham-saham China dibuka lebih rendah pada awal perdagangan Rabu (4/3) pagi.

Padahal, selama dua hari berturut-turut saham China menguat menyusul penurunan tajam akhir pekan lalu. Saat itu, penyebaran virus corona yang cepat mendorong kejatuhan pasar global.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun 0,37 persen menjadi dibuka pada 2.981,81 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang mencatat saham-saham di bursa kedua China, dibuka 0,63 persen lebih rendah pada 11.411,60 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang mencatat saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, turun 0,62 persen menjadi dibuka pada 2.159,86 poin.

Sebelumnya, saham-saham China berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa kemarin.

Ini merupakan kenaikan hari kedua berturut-turut setelah akhir pekan lalu turun tajam menyusul kejatuhan pasar global ketika penyebaran virus corona yang cepat meningkatkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.

Kemarin, indikator utama Indeks Komposit Shanghai terangkat 0,74 persen menjadi berakhir pada 2.992,9 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang mencatat saham-saham di bursa kedua China ditutup 0,9 persen lebih tinggi pada 11.484,21 poin.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 1,18 triliun yuan (sekitar 169,17 miliar dolar AS), meningkat dari 1,03 triliun yuan (sekitar 147,4 miliar dolar AS) sehari sebelumnya.

Jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 1.064 saham terhadap 364 saham di bursa Shanghai dan 1.503 saham terhadap 600 saham di bursa Shenzhen.

Perusahaan di sektor pertanian memimpin kenaikan, dengan saham Winall Hi-tech Seed Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen.

Sementara itu, indeks ChiNext yang mencatat saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, naik 1,78 persen menjadi ditutup pada 2.173,35 poin.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Beri Atensi WNA China di Tabalong, Kok Bisa?

Baca Juga: Perjuangan Julie Kalahkan Virus Corona di Tengah Kepanikan Negara

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Terimbas Covid-19, BI Ungkap Kondisi Perekonomian Kalsel
Syamsudin Noor

Ekbis

Kuatir Mahal, Pesanan Tiket Pesawat di Kalsel Meningkat
aopahabar.com

Ekbis

Warga Penajam Nikmati Jargas, Pertamina: Lebih Ekonomis
apahabar.com

Ekbis

Corona Menggila, Rupiah Malah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Dampak Pilpres AS, Emas Dunia Jadi “Gila”
apahabar.com

Ekbis

Tsunami Selat Sunda: Pertamina Jamin BBM dan LPG di Banten Aman
apahabar.com

Ekbis

Pertamina: Hingga Juli, Produksi Migas Capai 98 Persen
apahabar.com

Ekbis

MHM Dorong Pemerintah dan Konglomerat Rangkul Pelaku UMKM di Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com