Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini

- Apahabar.com Rabu, 4 Maret 2020 - 11:03 WIB

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini

Seorang pria menggunakan masker saat berjalan melewati gedung Bursa Saham Shanghai di distrik keuangan Pudong di Shanghai, China, saat negara tersebut dilanda wabah virus korona tipe baru, Senin (3/2/2020). REUTERS/Aly Song/wsj/djo. Foto-Antara Foto-Antara

apahabar.com, BEIJING – Saham-saham China dibuka lebih rendah pada awal perdagangan Rabu (4/3) pagi.

Padahal, selama dua hari berturut-turut saham China menguat menyusul penurunan tajam akhir pekan lalu. Saat itu, penyebaran virus corona yang cepat mendorong kejatuhan pasar global.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun 0,37 persen menjadi dibuka pada 2.981,81 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang mencatat saham-saham di bursa kedua China, dibuka 0,63 persen lebih rendah pada 11.411,60 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang mencatat saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, turun 0,62 persen menjadi dibuka pada 2.159,86 poin.

Sebelumnya, saham-saham China berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa kemarin.

Ini merupakan kenaikan hari kedua berturut-turut setelah akhir pekan lalu turun tajam menyusul kejatuhan pasar global ketika penyebaran virus corona yang cepat meningkatkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.

Kemarin, indikator utama Indeks Komposit Shanghai terangkat 0,74 persen menjadi berakhir pada 2.992,9 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang mencatat saham-saham di bursa kedua China ditutup 0,9 persen lebih tinggi pada 11.484,21 poin.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 1,18 triliun yuan (sekitar 169,17 miliar dolar AS), meningkat dari 1,03 triliun yuan (sekitar 147,4 miliar dolar AS) sehari sebelumnya.

Jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 1.064 saham terhadap 364 saham di bursa Shanghai dan 1.503 saham terhadap 600 saham di bursa Shenzhen.

Perusahaan di sektor pertanian memimpin kenaikan, dengan saham Winall Hi-tech Seed Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen.

Sementara itu, indeks ChiNext yang mencatat saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, naik 1,78 persen menjadi ditutup pada 2.173,35 poin.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Beri Atensi WNA China di Tabalong, Kok Bisa?

Baca Juga: Perjuangan Julie Kalahkan Virus Corona di Tengah Kepanikan Negara

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Hasil Keputusan Rapat The Fed Ancam Rupiah Melemah
apahabar.com

Ekbis

Dolar Berubah Tipis di Perdagangan Jelang Libur Natal
apahabar.com

Ekbis

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Telkom Indonesia Hadirkan Aplikasi Digital Bonum Pos
apahabar.com

Ekbis

Kemenkop Carikan Solusi UMKM Dapatkan Sertifikasi Halal
apahabar.com

Ekbis

Waspadai Gejolak Ekonomi Global 2020
apahabar.com

Ekbis

Gandeng Polisi, OJK Segera Panggil Dua Pegadaian Swasta Belum Kantongi Izin di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Pandemi, Bank Syariah Mandiri Siapkan Aplikasi Zakat Digital
apahabar.com

Ekbis

Harga Karet Anjlok, Sebagian Warga Nupang Nuding Bercocok Tanam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com