Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Siaga Darurat Banjir di Batola Tak Diperpanjang

- Apahabar.com Selasa, 3 Maret 2020 - 17:50 WIB

Siaga Darurat Banjir di Batola Tak Diperpanjang

Kendati banjir berpotensi tidak terulang, BPBD Barito Kuala tetap memantau intensitas hujan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Resmi berakhir 2 Maret 2020, status siaga darurat banjir di Barito Kuala belum diperpanjang.

Sebelumnya diperkirakan banjir terjadi pertengahan Januari hingga awal Februari 2020, seiring peningkatan intensitas hujan.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Beri Atensi WNA China di Tabalong, Kok Bisa?

Kewaspadaan pun mulai ditingkatkan, mengingat sejumlah kawasan di Banjar, Hulu Sungai Utara dan Tapin sudah direndam banjir.

Biasanya limpasan banjir dari ketiga kabupaten tersebut yang menyebabkan Kuripan, Tabukan, Jejangkit dan Mandastana tergenang banjir.

Banjir paling parah terjadi 2015, ketika Kuripan tergenang air setinggi 75 sentimeter dan Jejangkit mencapai 1 meter.

Namun hingga awal Maret 2020, ketinggian air belum melebihi batas toleransi. Situasi inilah yang membuat Batola belum memperpanjang status siaga darurat banjir.

“Terhitung sejak 2 Maret 2020, status siaga darurat banjir sudah selesai dan belum diperpanjang,” papar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batola, Sumarno, Selasa (3/3).

“Namun demikian, situasi dan kondisi terus dipantau. Seandainya hujan terus-menerus, status tersebut dapat diaktifkan kembali,” sambungnya.

Seandainya status siaga darurat banjir kembali diaktifkan, semua sarana dan prasarana pun tinggal diterjunkan.

“Sebagai bentuk persiapan, sudah tersedia berbagai peralatan seperti perahu karet, speed boat, tenda pengungsian, serta rencana kontijensi menghadapi banjir yang berisi sejumlah penugasan,” tegas Sumarno.

Selain BPBD, pihak yang terlibat antara lain Kodim 1005 Marabahan, Polres Batola, Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), Tagana, hingga relawan yang berjumlah ratusan orang.

Baca Juga: Corona Masuk Indonesia, Apindo Kalsel Soal Pernyataan Menkes

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Isi Benda Misterius Diduga Bom di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Korban Tenggelam di Batola Tak Kunjung Ditemukan, Tim SAR Gabungan Menyisir Lokasi Kecelakaan
apahabar.com

Kalsel

Info Cuaca Kalsel: Siang Ini 5 Wilayah Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan, BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Cegah Penyebaran Covid-19, Keluarga Tutup Sementara Makam Guru Zuhdi Untuk Peziarah
apahabar.com

Kalsel

DPRD Banjarmasin Terima Tamu dari Kotim dan Magetan
apahabar.com

Kalsel

Yakin Polairud Kalsel Lebih Profesional
Roda

Kalsel

Program UP2K dari PKK Kota Banjarbaru Diharapkan Mampu Membangkitkan Roda Perekonomian Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com