Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan

Siang Bolong, Pria Renta Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jambu

- Apahabar.com Minggu, 8 Maret 2020 - 14:39 WIB

Siang Bolong, Pria Renta Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jambu

Jasad pria renta yang ditemukan tewas di pohon jambu, persis dibelakan rumah warga Jalan HKSN, Komplek Surya Gemilang Blok F RT 19 RW 02, Kuin Utara, Banjarmasin Utara, Minggu (8/3) siang.Foto- apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang pria renta ditemukan tewas tergantung di pohon jambu belakang sebuah rumah.

Jalan HKSN Blok F, RT 19, RW 02, Komplek Surya Gemilang, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Minggu (8/3) siang.

Pria tersebut bernama Arjo Saikun (67). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh tetangga sebelah rumahnya, Putra Siagian.

“Saya baru sampai rumah, lalu nonton televisi sebentar. Setelah itu saya ingin ke belakang dan melihat beliau. Saya kira sedang memancing namun kakinya tergantung,” kata Putra Siagian.

Saikun, kata dia, terakhir terlihat kemarin pagi. “Pagi kemarin saya lihat beliau ngopi di teras rumah,” sebutnya.

Dikatakannya, Saikun merupakan warga pendatang dari Pulau Jawa. Sehari-hari ia tinggal bersama anak, menantu dan cucunya di rumah tersebut. “Kalo tidak salah sudah 2-3 bulan lah di sini,” ujarnya.

Selain itu, menurut salah satu tetangga lain, Saifuddin, anak dan menantu Saikun biasanya pergi pada hari minggu.

“Biasanya ke rumah mereka di Landasan Ulin, dari tadi malam pukul 11.00 perginya. Jadi beliau sendirian dari tadi malam,” ucapnya.

Sementara itu, di kamar korban ditemukan sebuah surat wasiat bertuliskan bahasa Jawa. “Pri aku njalok sepurone, ki jek ono duwek, sak iki golek ono neng lemari awor mori”

Jika diartikan kurang lebih seperti ini, “Pri aku minta maaf, itu masih ada duit sedikit, sekarang cari di lemari campur kain kafan,”

Saat ini, jenazah korban telah diturunkan. Korban hanya disemayamkan di rumah duka, tidak dibawa ke rumah sakit lantaran keluarganya tak berkenan untuk dilakukan visum.

Baca Juga: Tiga Rumah Warga Pesisir Kotabaru Terkoyak Diterjang Puting Beliung

Baca Juga: Operasi Antik 2020, Ratusan Gram Sabu dan Puluhan Pelaku Diamankan

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tagih Lemari Baru, Remaja di Amuntai Nyaris Sembelih Ibu Kandungnya
apahabar.com

Kalsel

Tak Kunjung Pindah, Begini Dispensasi PKL di Terminal Handil Bakti
apahabar.com

Kalsel

Areal Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di Kalsel Dijaga Ketat Aparat
apahabar.com

Kalsel

7 Daerah di Kalsel Zona Merah, Sampel Tes Usap Dikirim ke Andalas
apahabar.com

Kalsel

Tambah Daftar Hitam, Penangkapan Sipir Lapas Banjarbaru Disesalkan
apahabar.com

Kalsel

Dapat Penghargaan di Hari Bhayangkara, Nurdin Terus Bergerak Bantu Warga di Tala
apahabar.com

Kalsel

Ruas Jalan Nasional di Angsana Mulai Dikerjakan, Simak Harapan Warga
PDI Perjuangan Banjarmasin

Kalsel

HUT ke-48, PDI Perjuangan Banjarmasin Angkat Isu Lingkungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com