Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

SMPN 3 Paringin Bertekad Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan

- Apahabar.com Minggu, 8 Maret 2020 - 09:29 WIB

SMPN 3 Paringin Bertekad Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan

SMPN 3 Paringin Kabupaten Balangan melakukan studi pengembangan lingkungan ke Sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2020 di Yogyakarta. Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – SMPN 3 Paringin Kabupaten Balangan melakukan studi pengembangan lingkungan ke Sekolah Adiwiyata  Nasional  tahun 2020 di Yogyakarta.

Studi lingkungan SMPN 3 Paringin ke Yogyakarta ini dilakukan bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Balangan.

Kepala SMPN 3 Paringin Megawati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Pendidikan dan DLH Kabupaten Balangan yang memfasilitasi dan mendampingi pada kegiatan tersebut.

“Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi SMPN 3 Paringin dipercayakan untuk mengikuti kegiatan studi pengembangan lingkungan yang dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2020 sampai 7 Maret 2020 pada SD Islam Al Azhar 31 Kabupaten Sleman dan SDN 1 Bantul Kabupaten Bantul,” ujarnya.

Sementara M. Syarif Putro Utomo, guru PJOK dan sekaligus pengurus Sekolah Adiwiyata SMPN 3 Paringin yang juga ikut berangkat menyatakan bahwa ini adalah suatu tantangan dan motivasi bagi kami untuk terus semangat berinovasi serta berupaya keras untuk mewujudkan sekolah yang berbudaya lingkungan.

“Dengan kegiatan ini kami bisa membandingkan sekolah kami dengan sekolah yang dikunjungi, agar kami tahu kekurangan sekolah kami, sehingga kami bisa mengetahui hal-hal apa yang patut kami tiru dan terapkan di sekolah kami,” katanya.

Menurut Syarif, yang sangat berkesan baginya adalah merasakan lingkungan yang kondusif, teduh, dan hijau di sekolah yang ia kunjungi.

“Walaupun membangun suatu bangunan, tapi pohon-pohon yang tumbuh tetap mereka pertahankan, tidak mereka tebang dengan cara memberi ruang untuk pohon itu tetap tumbuh besar,” ujarnya.

“Hal ini menjadi motivasi bahwa betapa pentingnya pohon untuk lingkungan yang nyaman, tak perlu di tebang tapi pertahankan, kami akan terus berupaya wujudkan sekolah yang berbudaya lingkungan dan memelihara lingkungan dengan sebaik mungkin,” pungkasnya.

Baca Juga: Cegah Corona, Masyarakat Banjarmasin Buru Temulawak Cs

Baca Juga: Tenang, ABK SSE Jerome yang Sandar di Kotabaru Bebas Corona

Reporter: Agus Suhadi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Mualaf

Kalsel

Alhamdulillah, Akhirnya Komunitas Mualaf Meratus HST Punya Masjid Luas
apahabar.com

Kalsel

Penutupan Lokalisasi Merong Ditunda, PSK Siap Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Meski Sukarela, Relawan Batola Tetap Harus Berkompetensi
apahabar.com

Kalsel

Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini, Upaya Tekan Laka Lantas

Kalsel

Positif Bertambah 12 Kasus, Kalsel Tertinggi Covid-19 Se-Kalimantan
apahabar.com

Kalsel

Intip Tips Terhindar Kemacetan Saat Menuju Sekumpul
HST

Kalsel

Giliran Barabai Kebanjiran, Pasar, Mapolres, hingga Kantor Bupati HST Terendam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com